Libatkan Warga Lokal, Proyek ‘RT Berkelas’ di Jalan Laks Martadinata Malang Capai 77 Persen

Malang2050 Dilihat

MALANG, medianasional.id – Program unggulan RT Berkelas yang digagas Pemerintah Kota Malang di bawah kepemimpinan Wali Kota, Dr. Ir. Wahyu Hidayat, M.M., terus mencatatkan progres yang mengagumkan. Program yang menyasar wilayah RT 01, 03, 05, 07, 08, 11, 12, 14, 17, dan 18 ini kini berjalan sangat mantap di kawasan strategis Jalan Laksamana Martadinata, Gang 5, RW 02, Kelurahan Kota Lama, Kecamatan Kedungkandang. Selasa 26 Mei 2026.

Dari total 13 titik lokasi pekerjaan yang direncanakan, sebanyak 10 titik atau setara 77 persen telah rampung dikerjakan dan kini berfungsi secara optimal. Sementara itu, 3 titik sisanya sedang dalam tahap penyelesaian akhir untuk segera diserahkan dan dimanfaatkan warga.

Keberhasilan pembangunan di kawasan ini bukan hanya terlihat dari perbaikan fisik lingkungan, tetapi juga dampak ekonomi yang langsung dirasakan oleh masyarakat setempat. Salah satu keunggulan utama pelaksanaan di RW 02 adalah kebijakan pelibatan tenaga kerja lokal secara maksimal. Mulai dari tenaga kasar hingga pembantu tukang, seluruhnya didayagunakan dari warga sekitar. Langkah ini terbukti efektif membuat putaran ekonomi bergerak langsung di lingkungan sendiri sekaligus membantu mengurangi angka pengangguran di wilayah tersebut.

Drs. Selamet Riadi, yang mewakili Ketua RW 02, memberikan apresiasi tinggi terhadap kinerja Kelompok Masyarakat (Pokmas) yang dibentuk dalam program ini. Menurutnya, kualitas pengerjaan sangat memuaskan, rapi, dan dikerjakan dengan penuh tanggung jawab sesuai standar teknis yang telah ditetapkan pemerintah.

“Alhamdulillah, program ini berjalan sangat baik. Melalui peran aktif Pokmas yang terbentuk, hasil pekerjaan berkualitas bagus dan rapi. Kami mewakili seluruh warga dan pengurus RW, menyampaikan terima kasih sebesar-besarnya kepada Bapak Wali Kota Wahyu Hidayat. Harapan kami, program mulia ini terus berlanjut demi kesejahteraan dan kemajuan warga Kota Malang, khususnya di wilayah kami,” ungkap Selamet Riadi saat ditemui di lokasi proyek.

Meski berjalan sukses dan mendapat sambutan positif, pihaknya juga menyampaikan catatan strategis demi penyempurnaan pelaksanaan program di masa mendatang. Selamet menyarankan perlunya sinkronisasi dan konsolidasi yang lebih matang antar instansi terkait. Ia mengingatkan agar pelaksanaan RT Berkelas tidak tumpang tindih, baik dari segi jadwal maupun lokasi, dengan program pembangunan lain yang sudah berjalan seperti Musrenbang, BOK, maupun inisiatif warga lainnya. Hal ini penting agar alokasi anggaran tepat sasaran, efisien, dan sejalan dengan rencana pembangunan daerah (RPJMD).

“Jangan sampai program ini berjalan sendiri di tempat yang sama dengan program lain. Harus ada penyatuan visi agar hasilnya maksimal dan tidak ada pemborosan anggaran atau tenaga kerja,” tegasnya.

Ke depan, Selamet berharap orientasi program ini meluas tidak hanya pada pembangunan fisik semata —seperti perbaikan jalan atau saluran air— tetapi lebih mendalam menyentuh aspek lingkungan hidup. Ia menyoroti visi besar untuk menjadikan setiap RT dan RW 02, khususnya di Gang 5 ini, sebagai kawasan yang bersih, hijau, aman, dan nyaman untuk ditinggali.

Lebih jauh, ia mengusulkan agar keberhasilan pembangunan ini dikemas dalam bentuk kompetisi positif, misalnya mengadopsi konsep “Lomba Kota Malang Indah” atau lomba RW Berprestasi. Menurutnya, dengan adanya ajang perlombaan, semangat warga untuk merawat dan meningkatkan kualitas lingkungan akan semakin tinggi dan berkelanjutan.

“Fokus ke depan harus jelas, tidak hanya bangunan saja, tapi bagaimana lingkungan kita makin asri dan layak huni. Jika standar ini diterapkan dan dilombakan, program RT Berkelas akan benar-benar menyentuh peningkatan kualitas hidup warga secara nyata, dari perbaikan fisik hingga kenyamanan lingkungan yang kita nikmati setiap hari,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses