Labuan Bajo, Medianasional.id – Krisis air bersih pascagempa Flores dan kemarau panjang di Labuan Bajo diredam Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Manggarai Barat dengan menyalurkan bantuan 10.000 liter air bersih.
Satlantas Polres Manggarai Barat menggelar bakti sosial kemanusiaan dengan menyalurkan bantuan air bersih sebanyak 10.000 liter menggunakan dua unit truk tangki. Aksi ini digelar dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-71 Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri tahun 2026 dengan tema “Polantas Presisi, Mengabdi untuk Negeri”.
Kegiatan dipimpin langsung oleh Kasat Lantas Polres Manggarai Barat, IPTU Nadhira Bella Shafira,S.Tr.K., bersama personel Satlantas. Penerima manfaat adalah 50 Kepala Keluarga (KK) di kawasan perbukitan Padang SMIP yang mayoritas berprofesi sebagai buruh harian dan pemecah batu manual. Salah satu warga, Maria (38), mengaku sangat terbantu.
Penyaluran dipusatkan di kawasan perbukitan Padang SMIP, Desa Batu Cermin, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur. Wilayah tersebut menjadi titik krusial karena belum terjangkau jaringan pipa PDAM.
Aksi kemanusiaan berlangsung pada Selasa (15/9/2026). Informasi kegiatan dikonfirmasi Kasat Lantas saat ditemui di Labuan Bajo pada Kamis (17/9/2026) pagi.
Bantuan disalurkan sebagai langkah tanggap darurat untuk meringankan beban warga yang terdampak ganda bencana gempa bumi Flores dan musim kemarau panjang. Kondisi diperparah karena sumur warga mengering dan permukiman belum memiliki akses pipa PDAM, sementara mayoritas warga merupakan masyarakat berpenghasilan rendah.
Personel Satlantas dengan atribut kopel putih membentangkan selang dan menyalurkan air secara langsung ke wadah penampungan darurat milik warga seperti drum plastik, ember, dan jeriken. Selain distribusi logistik, petugas juga memberikan dukungan moril pascabencana dan menyisipkan edukasi serta imbauan keselamatan berlalu lintas kepada warga.
“Kehadiran kami di sini bukan sekadar membagikan air, tetapi juga untuk berdialog serta memberikan motivasi moril pascabencana agar warga tetap bangkit dan semangat,” ujar IPTU Nadhira Bella Shafira.
“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Bapak dan Ibu Polisi. Sudah beberapa hari ini kami kesulitan air, pipa tidak ada dan sumur kering. Bantuan ini sangat berarti untuk memasak, minum, dan mandi anak-anak,” ungkap Maria (38), warga penerima bantuan.
Melalui aksi ini, Polri berharap dapat mempererat kemitraan dan meningkatkan kepercayaan publik di masa pemulihan pascabencana di Manggarai Barat.






