Huntara Direncanakan Akan Dibangun untuk Penyintas Bencana Tanah Gerak Tumanggal

46 views

Purbalingga, medianasional.id – Sebanyak 14 unit Huntara (Hunian Sementara) rencananya akan segera dibangun untuk penyintas bencana tanah bergerak di Dusun Pagersari Desa Tumanggal Kabupaten Purbalingga.

Seperti diberitakan sebelumnya, bencana tanah bergerak melanda 3 RT di dusun tersebut seluas kurang lebih 15 Ha dan mengakibatkan 24 rumah rusak berat, 16 rumah rusak sedang, 51 rumah rusak ringan dan 17 rumah terancam turut terdampak bencana ini.

Sebagai bentuk penanganan tanggap darurat pasca terjadinya bencana, Dinrumkim Kabupaten Purbalingga dengan didampingi Forkopimcam Pengadegan, Kades dan Babinsa Tumanggal Serma Heri Imam S. Dan perwakilan dari Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) melaksanakan survey tempat yang rencananya akan dibangun sebagai Huntara di komplek Sariland Sidulang Dusun Pagersari tersebut, (12/1/2021).

Seperti disampaikan oleh Kepala Dinas Perumahan dan Pemukiman Kabupaten Purbalingga Drs. Imam Hadi, M.Si., bahwa perlunya dibangun Huntara bagi penyintas korban bencana tanah bergerak di Dusun Pagersari Desa Tumanggal.

“Jawaban mendesak pasca terjadinya bencana ini perlu adanya pemenuhan kebutuhan hunian yang aman dan nyaman karenanya saat ini tahapan survey perencanaan untuk membangun Huntara dilaksanakan mengingat ada beberapa rumah yang kondisinya bila dipaksa untuk ditempati sangat membahayakan penghuninya ditambah lagi hujan masih kerap terjadi tidaklah menutup kemungkinan terjadi dampak bencana susulan,” ungkapnya.

Disinggung tentang jumlah yang akan dibangun Imam Hadi menuturkan,” rencana sementara ada 14 unit yang akan dibangun di Sariland Komplek namun saat ini masih dalam tahap perencanaan pelaksanaaannya, nantinya pembangunan ini juga turut dibantu oleh Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) maupun pihak lainnya,” katanya.

Di tempat yang sama Babinsa Tumanggal Serma Heri Imam S. saat dikonfirmasi turut menuturkan hal senada perlunya segera dibangun Huntara bagi warga binaannya yang terdampak bencana ini.

“Hujan masih kerap terjadi, longsor maupun tanah bergerak juga kerap terjadi di beberapa titik, kondisi beberapa rumah juga ada yang telah mengalami kerusakan cukup parah, hal ini tentunya sangat tidak layak untuk dihuni karena dapat membahayakan penghuninya karenanya perlu adanya Huntara bagi mereka,” tegasnya.

Reporter : Bambang

Editor : Tyo

DomaiNesia

Purbalingga

Penulis: 
author

Posting Terkait

banner 468x60)

Tinggalkan pesan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.