DLH Bantul Angkat 2,5 Ton Sampah dari Sungai Winongo, Warga Diajak Jaga Kebersihan

DI.Yogyakarta164 Dilihat

BANTUL, medianasional.id – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bantul memimpin aksi bersih-bersih Sungai Winongo di Bendungan Merdiko, Padukuhan Glondong, Kalurahan Tirtonirmolo, Kapanewon Kasihan, Selasa (3/11/2026).

Kegiatan yang dimulai pukul 07.30 WIB tersebut berhasil mengangkat sekitar 2,5 ton sampah yang menumpuk di bagian atas maupun bawah Bendungan Merdiko.

Aksi gotong royong ini melibatkan jajaran DLH Bantul, Pemerintah Kalurahan Tirtonirmolo, warga Padukuhan Glondong, serta Komunitas Sungai MAS KLIWON (Masyarakat Kali Winongo).

Sampah yang berhasil diangkat didominasi plastik, karung, styrofoam, kayu, dan sampah organik yang menumpuk hingga mengganggu aliran sungai. Selanjutnya, sampah dikumpulkan dan diangkut menggunakan armada DLH Bantul untuk dipilah serta dibawa ke tempat pengolahan sesuai jenisnya.

Kepala DLH Bantul, Bambang Purwadi Nugroho, S.H., M.H., mengatakan kegiatan tersebut merupakan wujud kepedulian bersama dalam menjaga kelestarian Sungai Winongo sebagai salah satu sungai penting di wilayah Bantul.

Menurutnya, aksi bersih sungai tidak sekadar berorientasi pada pengangkutan sampah, tetapi juga menjadi upaya membangun kesadaran masyarakat agar tidak menjadikan sungai sebagai tempat pembuangan sampah.

“Bersih Sungai Winongo ini bukan hanya soal mengangkut sampah. Ini soal mengubah perilaku. Kalau sungai bersih, risiko banjir berkurang dan air irigasi untuk petani juga lebih sehat. Kami mengajak komunitas dan warga Glondongan menjadi garda terdepan menjaga sungai, jangan lagi membuang sampah ke sungai,” ujar Bambang di sela kegiatan.

Ia menambahkan, DLH Bantul akan melakukan pemantauan secara rutin di Bendungan Merdiko serta memasang papan imbauan larangan membuang sampah ke sungai.

DLH Bantul juga akan memperkuat sinergi dengan Komunitas Sungai MAS KLIWON untuk menjaga kebersihan dan kelestarian aliran Sungai Winongo secara berkelanjutan.

Sementara itu, salah satu penggiat Komunitas Sungai MAS KLIWON, Suyanto Eko Cahyono, mengaku senang melihat kondisi sungai yang kembali bersih setelah dilakukan aksi gotong royong.

“Sudah lama sungai ini kotor, sekarang bersih lagi. Harapannya warga tidak lagi membuang sampah ke sungai,” kata Yanto.

Meski sekitar 2,5 ton sampah telah berhasil diangkat, masih terdapat sejumlah sampah yang belum dapat dibersihkan dalam kegiatan tersebut. Pembersihan lanjutan pun direncanakan agar kawasan Bendungan Merdiko dan aliran Sungai Winongo semakin bersih.

Melalui kegiatan ini, diharapkan kesadaran masyarakat untuk menjaga kebersihan sungai semakin meningkat sehingga upaya pelestarian lingkungan tidak berhenti pada kegiatan gotong royong, tetapi menjadi kebiasaan bersama.(Red).

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses