Dinilai Rasis, Senin Besok KNPI Malut Laporkan Kadisperindag Ternate di Polda Malut

Hukum, Maluku Utara937 Dilihat

Medianasional.id

Ternate – Pengurus Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Provinsi Maluku Utara menanggapi serius pernyataan Kadis Perindag Kota Ternate.

Tanggapan dan Kecaman itu bermula dari video viral di berbagai media sosial (Grup Whatsahp) yang berdurasi 00.15 detik.

Sementara dalam Video terlihat Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Ternate, Maluku Utara, Muchlis S Djumadil berteriak-teriak di tengah keramaian, tepatnya di belakang Pasar Barito Bahari Berkesan Kota Ternate di hadapan para penjual hasil kebun yang beralaskan karung bekas dan meja apa adanya.

Pada kesempatan tersebut, Muchlis menggunakan celana panjang berwarna hitam dan baju biru pucat, sedang memarahi para pedagang yang berjualan sambil mengangkat tangan kanannya dan memegang handphone Android Deng menunjuk segala arah.

Dalam video, ia menyampaikan bahwa pedagang disini wajib tinggal disini, kalau tara (tidak) punya KTP disini (Ternate) tapi KTP Tobelo (Halmahera Utara) tapi dia tinggal disini. Kalo tara tinggal disini tapi cuman datang pigi datang pigi bajual di kampung di daerah masing-masing. Tong (kami) p pasar ni cuma di sini kabawah.

Sementara belum diketahui pasti rekaman video itu dilakukan sejak kapan tetapi mendapat tanggapan serius dari berbagai kalangan.

Alhasil dari pernyataan inilah DPD KNPI Maluku Utara menilai ada tendensius merujuk pada rasis.

Kabid Hukum dan Ham DPD KNPI Malut, Abdul Adam mengatakan pernyataan Kadis Perindag Kota Ternate tendensius rasis terhadap Masyarakat Tobelo. Dimana ia menyampaikan bahwa orang Tobelo yang tidak memiliki KTP jangan berjualan disini (Ternate) bajual di luar sana.

” Ini masalah serius, dan KNPI Malut akan memproses secara hukum, dan KNPI menuntut oknum tersebut harus di penjarakan, sehingga tidak ada lagi pejabat Rasis di Maluku Utara,” katanya.

Tak hanya itu, ia juga mempertegas agar walikota Ternate segera mencopot Pejabat atau kepala dina (Kadisperindag) yang berbaur Rasis.

“Dan besok dari KNPI melalui Tim hukum akan melaporkan secara resmi ke Polda Maluku Utara terkait pernyataan Kadisperindag Kota Ternate,” Sambung mengakhiri.

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses