
Magelang medianasional.id – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 15 Universitas Tidar melaksanakan program sosialisasi pencegahan stunting melalui pemenuhan gizi berbasis pangan lokal di Dusun Sempu, Desa Ngadirojo 01/08/2026.
.
Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya gizi seimbang sebagai upaya mencegah stunting sejak dini sekaligus mendorong pemanfaatan bahan pangan lokal yang mudah diperoleh di lingkungan sekitar.
.
Stunting merupakan kondisi gagal tumbuh pada anak akibat kekurangan gizi kronis dalam jangka waktu panjang, terutama pada 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK). Kondisi tersebut tidak hanya menyebabkan tinggi badan anak lebih rendah dibandingkan anak seusianya, tetapi juga dapat memengaruhi perkembangan otak, kemampuan belajar, daya tahan tubuh, hingga produktivitas saat dewasa. Karena itu, pencegahan stunting perlu dimulai sejak masa kehamilan hingga anak berusia dua tahun melalui pemenuhan gizi yang optimal.
.
Dalam pelaksanaannya, mahasiswa KKN mengikuti kegiatan rutin Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) yang berlangsung di RT 1 hingga RT 8 Dusun Sempu. Pada kesempatan tersebut, mahasiswa memberikan edukasi mengenai stunting, pentingnya gizi seimbang, serta peran keluarga dalam mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.
.
Sebagai bentuk implementasi materi, mahasiswa memperkenalkan inovasi pangan lokal berupa puding ubi ungu. Ubi ungu dipilih karena mudah diperoleh masyarakat serta kaya akan antosianin, yaitu senyawa antioksidan alami yang berperan melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas. Selain itu, ubi ungu juga mengandung karbohidrat, serat, vitamin, dan mineral yang bermanfaat bagi kesehatan sehingga dapat menjadi salah satu alternatif pangan bergizi bagi keluarga.
.
Pengolahan ubi ungu menjadi puding diharapkan mampu meningkatkan minat masyarakat, khususnya anak-anak, untuk mengonsumsi pangan lokal yang bergizi. Dengan bahan yang mudah didapat dan proses pembuatan yang sederhana, olahan ini dapat menjadi pilihan makanan selingan yang sehat sekaligus membantu memenuhi kebutuhan gizi keluarga.
Usai penyampaian materi, setiap pertemuan PKK dilanjutkan dengan sesi diskusi dan tanya jawab.
.
” Antusiasme peserta terlihat dari berbagai pertanyaan mengenai penyebab stunting, kebutuhan gizi anak, hingga cara mengolah pangan lokal agar kandungan gizinya tetap terjaga. Diskusi yang berlangsung interaktif menunjukkan tingginya kepedulian masyarakat terhadap upaya pencegahan stunting.
.
Program sosialisasi ini berada di bawah tanggung jawab Muhamad Alfi Nur Fauzi, dengan Naswa Azzahra Aira Steiger dan Ayu Vina Cahyani sebagai pelaksana kegiatan. Melalui kolaborasi tersebut, mahasiswa KKN Universitas Tidar berupaya menghadirkan edukasi kesehatan yang aplikatif, mudah dipahami, dan dapat diterapkan langsung oleh masyarakat melalui pemanfaatan potensi pangan lokal.
.
Mahasiswa KKN Kelompok 15 Universitas Tidar berharap kegiatan ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pemenuhan gizi seimbang dengan memanfaatkan bahan pangan lokal yang tersedia di sekitar. Edukasi tersebut diharapkan menjadi langkah nyata dalam mendukung pencegahan stunting serta meningkatkan kualitas kesehatan generasi mendatang di Dusun Sempu, Desa Ngadirojo.
Salah satu peserta PKK, Sukesih, mengapresiasi kegiatan tersebut. menurutnya, inovasi puding ubi ungu tidak hanya memiliki cita rasa yang enak, tetapi juga dapat menjadi alternatif pangan bergizi bagi keluarga.
.
“Puding ubi ungunya enak dan baik untuk pemenuhan gizi. Berdasarkan pengalaman saya, ubi ungu juga bermanfaat bagi kesehatan. Saya pernah mengonsumsinya secara rutin tanpa tambahan gula sebagai bagian dari upaya menjaga kondisi kesehatan, termasuk saat menghadapi kista,” ujarnya.
.
Catatan Redaksi : Keterangan tersebut merupakan pengalaman pribadi narasumber dan tidak dimaksudkan sebagai klaim medis mengenai manfaat ubi ungu dalam pengobatan penyakit tertentu.”( Suci Wulandari )






