
Yamli, medianasional.id – Pasca Gempa bumi 7,2 mengguncang Halmahera Selatan, seorang nenek atas nama Husia (113) diserang berbagai penyakit berupa demam dan suhu badan tinggi.
Setelah mendengar Hal tersebut, Babinsa Desa Yamli Serda Fredi Sambuaman langsung ke lokasi untuk mengevakuasi nenek dari tempat pengungsian hingga ke klinik posko sejauh 5 KM dengan cara digendong.
Husia, dari infromasi yang himpun sudah sepekan lebih tinggal di pengungsian dengan keterbatasan fasilitas kesehatan sehingga diserang berbagai penyakit. Mendengar infromasi, Babinsa langsung melihat kondisi nenek yang selanjutnya mengajak Husia agar dibawa ke posko untuk mendapatkan perawatan medis dan tinggal di tempat yang layak.
Setelah ajak babinsa, Akhirnya nenek dan keluarganya setuju karena keterbatasan sarana yang kemudian Babinsa berinisiatif menggendong nenek Husia ke posko sejauh 5 KM demi mendapatkan pelayanan dari tim kesehatan.
Sementara, Dansatgas Gulbencal Kolonel Inf Endro Satoto, kepada media ini menyampaikan bahwa pihak satgas menghimbau kepada pengungsi untuk kembali ke perkampungan, berdasarkan laporan dari BMKG bahwa intensitas gempa menunjukan penurunan sehingga sudah tidak perlu ada yang di khawatirkan.
“Kami Satgas Gulbencal senantiasa siaga dan sigap menghadapi segala eskalasi perkembangan situasi dengan berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait, sambil terus melakukan tugas-tugas penanggulangan bencana seperti pendorongan logistik, pelayanan medis, trauma healing dan pelayanan lainnya,” Tutupnya.
Safrin
