Raja Ampat, medianasional.id –Infrastruktur bangunan Pasar Snon Bukor yang rencananya akan ditempati ratusan pedagang, saat ini terlihat sebagian struktur bangunan rusak akibat tidak terawat dengan baik, dan juga terlalu lama tak ditempati para Pedagang.
Informasi data yang diperoleh dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan Raja Ampat, tercatat 388 (tiga ratus delapan puluh delapan) pedagang diantaranya pedagang sayur, ikan, buah dan pedagang lainnya akan menempati tempat dimaksud untuk para pedagang yang saat ini masih menempati pasar lama Mbilim Kayam yang terletak di Kelurahan Sapordanco, Distrik (Kecamatan) Waisai Kota, Raja Ampat.
Rusaknya beberapa struktur bangunan Pasar dibuktikan dengan pantauan media ini, di lokasi Pasar Snon Bukor terlihat lapisan dinding berlapis semen rapuh, dan cat dinding yang mulai buram, lumut dan pemandangan kerusakan lainnya di Pasar Snon Bukor, di Kelurahan Warmasen, Distrik (Kecamatan) Kota Waisai ibukota Kabupaten Raja Ampat, Provinsi Papua Barat Daya, Kamis (1/5/2025) siang.
Sebelumya Kepala Bidang (Kabid) Pasar pada Dinas Perindustrian dan Perdagangan Raja Ampat, Yulian Urbata, mengakui bahwa memang kondisi bangunan di Pasar baru Snon Bukor ada beberapa struktur bangunan yang rusak akibat lamanya tak ditempati para Pedagang.
“Memang ada beberapa struktur bangunan rusak, kami akan memperbaikinya sambil relokasi pedagang berjalan. Untuk relokasi pedagang Pasar Mbilim Kayam akan dilakukan pada 6 Mei 2025,” ungkap Kabid Pasar pada Dinas Perindustrian dan Perdagangan Raja Ampat.
Untuk diketahui Pasar Snon Bukor diresmikan mantan Bupati Raja Ampat, Marcus Wanma pada 9 Mei 2014 lalu, bertepatan Hari Ulang Tahun (HUT) Raja Ampat.
Tim Liputan medianasional.id






