Ambon, mediaanasional.id – Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kota Ambon kembali melakukan rapat evaluasi di Ruang Rapat Vlisingen Balai Kota pada Kamis (7/12/23).
Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan KB serta Sekretaris TPPS, JW Patty, menjelaskan bahwa, evaluasi ini merupakan rangkaian dari semester pertama yang telah dilakukan pada bulan April lalu. Dalam evaluasi kali ini, disepakati untuk melakukan tindak lanjut terhadap kesepakatan yang diharapkan akan disinkronkan oleh PPS Kecamatan, desa/negeri, dan kelurahan, terutama terkait dengan data.
Patty juga menyampaikan bahwa terjadi penurunan jumlah penderita stunting di Kota Ambon, dari 366 anak pada triwulan pertama menjadi 284 pada triwulan kedua. Namun, data ini sedang dalam proses validasi melalui kader posyandu dan kader PKK untuk memastikan akurasi dan intervensi yang tepat bagi anak-anak yang membutuhkan. Semua pihak, mulai dari tingkat kota, kecamatan, desa/negeri, hingga kelurahan, diharapkan dapat terus mengoptimalkan upaya untuk menurunkan stunting demi mencapai target nasional prevalensi stunting di bawah 14% pada tahun 2024.
Rapat evaluasi ini dipimpin oleh Ketua Tim, Kepala Bappeda-Litbang Enrico Mattitaputy, serta Wakilnya, Pejabat Ketua Tim Penggerak PKK Kota Ambon, Lisa Wattimena.






