SPMB SMP Negeri 14 Ambon Berjalan Lancar, 549 Peserta Ikut Seleksi, Hasil Diumumkan 19 Juni

Ambon, Maluku497 Dilihat

Ambon, medianasional.id – Pelaksana Harian (Plh) Kepala Sekolah SMP Negeri 14 Ambon, Ramly, S.Pd., saat ditemui wartawan di lokasi sekolah pada Selasa, 17 Juni 2025, menyampaikan bahwa, proses penerimaan siswa baru tahun pelajaran 2025/2026 di sekolah tersebut berjalan lancar, aman, dan tertib.

“Yang pertama, untuk sistem pengiriman murid baru tahun pelajaran 2025–2026 itu berjalan dengan baik. Aman dan tertib,” ujarnya.

Ramly menjelaskan bahwa, jumlah pendaftar yang mendaftar melalui sistem seleksi penerimaan murid baru (SPMB) mencapai 549 siswa. Sementara, daya tampung sekolah hanya tersedia 10 rombel (rombongan belajar), dengan masing-masing rombel berisi 32 siswa, sehingga total siswa yang bisa diterima hanya 320 orang.

“Untuk proses seleksi, hari ini kami menggunakan 17 ruang kelas sebagai ruang ujian, dengan masing-masing ruangan diawasi oleh satu orang guru. Kami juga menyiapkan tim panitia untuk membantu siswa yang mengalami kendala saat membuka link tes,” jelas Ramly.

Ia menambahkan bahwa, sistem seleksi dilakukan secara online menggunakan Google Form yang link-nya dikirim langsung oleh Dinas Pendidikan.

“Karena jumlah peserta sangat banyak, maka kami tidak menggunakan sistem manual. Google Form dinilai lebih praktis untuk situasi seperti ini,” lanjutnya.

Beberapa peserta mengalami kendala seperti tidak memiliki handphone atau kehabisan kuota. Namun hal tersebut diantisipasi oleh pihak sekolah.

“Ada sekitar 4–5 siswa yang tidak punya HP atau kuotanya habis. Karena itu kami arahkan mereka ke laboratorium komputer sekolah, yang memang telah kami siapkan agar mereka tetap bisa mengikuti tes dengan baik,” tambahnya.

Terkait siswa yang tidak lolos seleksi, Ramly menjelaskan bahwa mereka akan diarahkan ke sekolah-sekolah terdekat seperti SMP Assalam, SMP Al-Hijrah, SMP Muhammadiyah, dan SMP Jayanegara dan yang lainnya.

“Mudah-mudahan mereka yang tidak lolos di sini bisa diterima di sekolah-sekolah sekitar,” ujarnya.

Ramly juga menegaskan, pentingnya sekolah menaati aturan jumlah daya tampung siswa.

“Kami bersama para kepala sekolah sudah sepakat bahwa jumlah yang diterima harus sesuai kuota. Tidak boleh lebih, karena sudah ada instruksi dari kementerian. Jika ada sekolah yang menerima siswa melebihi kuota, maka akan dikenakan sanksi,” tegasnya.

Ketua Panitia SPMB SMPN 14 Ambon, La Ali, S.Pd., menambahkan bahwa, pelaksanaan hari ini berjalan cukup baik karena telah didahului oleh uji coba sistem sejak Sabtu lalu.

“Kemarin sudah dilakukan simulasi agar kita bisa melihat kesiapan teknis dan siswa. Tadi hampir semuanya berjalan lancar. Hanya satu dua siswa saja yang mengalami kendala kuota dan perangkat,” jelasnya.

La Ali juga menyampaikan bahwa, hasil seleksi akan diumumkan pada tanggal 19 Juni 2025, berdasarkan informasi dari Dinas Pendidikan.

“Karena pendaftaran dan tes dilakukan secara online, maka tidak ada intervensi pihak mana pun. Tidak ada ‘titipan siswa’ karena semuanya murni berdasarkan hasil tes online,” tegasnya.

Menutup pernyataannya, La Ali yang juga akan memasuki masa pensiun tahun ini berharap sistem penerimaan siswa baru ke depan semakin baik.

“Mudah-mudahan ke depan lebih baik lagi pengaturannya, supaya tidak ada lagi siswa atau orang tua yang merasa dirugikan,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses