Tim Otoritas Keamanan Pangan Kabupaten Tulungagung Sidak ke Toko Ritel Modern, Pastikan Produk Layak Konsumsi

Tulungagung531 Dilihat

Tulungagung, medianasional.id – Tim Otoritas Keamanan Pangan Daerah (OKKP-D) Kabupaten Tulungagung melanjutkan rangkaian Operasi Jakat Ramadhan (Jaminan Keamanan Pangan Terpadu) pada hari ketiga, Kamis (26/2/2026).

Kegiatan pengawasan kali ini menyasar dua ritel modern besar di pusat kota, yakni Swalayan Golden dan Swalayan dBelga Apollo.

Operasi yang dipimpin langsung Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Tulungagung, Sony Welli Ahmadi, menunjukkan tren positif terhadap kepatuhan pelaku usaha ritel modern dalam memenuhi legalitas peredaran pangan segar asal tumbuhan (PSAT).

Mayoritas produk yang beredar telah mengantongi izin edar resmi. Di Swalayan Golden, tim OKKP-D memberikan apresiasi karena seluruh komoditas PSAT yang diperiksa dinyatakan lengkap dokumen perizinannya. Selain pengecekan administrasi, petugas juga melakukan uji cepat (rapid test) terhadap sejumlah sampel yang banyak diminati masyarakat.

Hasil uji cepat menunjukkan sampel selada dan anggur merah dinyatakan memenuhi syarat (aman) dari residu pestisida. Dengan hasil tersebut, produk dinilai layak dikonsumsi masyarakat sebagai menu berbuka maupun sahur selama Ramadhan.

Sementara itu, di Swalayan dBelga Apollo, tim menemukan sebagian besar produk telah memiliki izin edar. Namun, masih terdapat beberapa komoditas rempah yang menggunakan izin lama berupa PIRT sehingga petugas memberikan edukasi terkait kewajiban migrasi ke izin PSAT-PDUK atau PSAT-PD.

Edukasi tersebut mengacu pada ketentuan terbaru dari Badan Pangan Nasional melalui Peraturan Badan Pangan Nasional Nomor 10 Tahun 2025 tentang perizinan pangan segar. Sosialisasi dilakukan agar pelaku usaha segera menyesuaikan dengan regulasi yang berlaku.

Selain aspek legalitas dan keamanan pangan, tim juga melakukan pemantauan harga bahan pokok. Berdasarkan hasil pantauan di kedua ritel modern tersebut, harga beras dan komoditas pangan segar lainnya masih stabil serta sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah.

Sony Welli Ahmadi menegaskan bahwa pengawasan di ritel modern sangat penting mengingat tingginya volume perputaran barang selama Ramadhan. Ia menyebut kepatuhan pelaku usaha terhadap izin edar menjadi indikator utama dalam menjamin keamanan pangan bagi masyarakat.

“Kami bersyukur tingkat kepatuhan izin edar di ritel modern sudah sangat baik. Hasil uji cepat hari ini juga memberikan kepastian bahwa produk buah dan sayur yang beredar aman untuk dikonsumsi warga Tulungagung,” ujarnya.

Dengan selesainya pengawasan hari ketiga, Pemerintah Kabupaten Tulungagung berharap stabilitas keamanan pangan dan harga bahan pokok tetap terjaga hingga menjelang Hari Raya Idul Fitri, sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadhan dengan tenang dan nyaman.

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses