Tatap Muka di Kampung Gag Raja Ampat, HATI Komitmen Tata Pemerintahan Bersih dari KKN

Papua Barat Daya723 Dilihat

Raja Ampat, medianasional.id – Pasangan nomor urut 2 (dua) “HAT”Hasbi Suaib dan Martinus Mambraku jika terpilih sebagai Bupati dan Wakil Bupati Raja Ampat periode 2024-2029 berkomiten akan menata Pemerintahan yang besrsih.

Bebas dari Korupsi,Kolusi dan Nepotisme (KKN) dan akan melakukan terobosan pembangunan yang pro rakyat (masyarakat) sesuai program Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yaitu memprioritaskan pembangunan disektor Pendidikan diantaranya peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM), Indonesia Sehat, Indonesia Cerdas dan Indonesia Produktif yang berfokus pada Pembangunan, pengelolaan Sumber Daya Alam (SDA) Pariwisata, Kelautan, Perikanan serta Pertanian dan perkebunan untuk peningkatan perekonomian demi kesejahteraan masyarakat Raja Ampat secara menyeluruh.

Hal itu disampaikan calon Bupati Raja Ampat, Hasbi Suaib saat bertatap muka dengan puluhan masyarakat dan Relawan Pejuang “HATI” di Jalan Trikora, Kampung Gag, Distrik Waigeo Barat Kepulauan, Raja Ampat, Papua Barat Daya, Minggu (27/10/2024) pagi.

Kehadiran Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Raja Ampat “HATI” Hasbi Suaib dan Martinus Mambraku di Kampung Gag menarik perhatian masyarakat daerah setempat dan disambut dengan rasa syukur dan gembira.

Menariknya tatap muka, silaturahmi kali ini dikemas dengan sesi dialog dan pertanyaan yang cukup menarik untuk didengarkan. “Ketika Pasangan “HATI” terpilih sebagai Bupati dan Wakil Bupati Raja Ampat apa yang akan dilakukan untuk memutus mata rantai birokrasi terkait pelayanan pencairan Dana Kampung (Desa) yang memakan waktu, dan menguras energi serta mengeluarkan anggaran yang begitu besar,” ujar Ajiji salah satu tokoh pemuda, yang diketahui pernah menjadi perangkat di Pemerintahan Kampung Gag.

“Karena pencairannya harus ke Kantor BPMK dan Kantor BPKAD yang terletak jauh dari Kampung Gag, dan harus menggunakan BBM dan transportasi laut dan harus mengeluarkan kocek untuk itu dan ditambah lagi biaya penginapan,” sambungnya.

Selain itu ada salah satu tokoh masyarakat, Zailan Hasan yang menyampaikan keluh kesah terkait perusahaan yang bergerak dibidang pertambangan, yaitu PT.Gag Nikel sampai saat ini belum memberikan royalti kepada masyarakat. “PT.Gag Nikel belum membayarkan royalti kepada masyarakat Kampung Gag, di tambah lagi dalam waktu dekat bulan Desember ada pemutusan kontrak kerja kepada tenaga kerja lokal,” ungkap Zailan.

Ia mengaku, kurang lebih 80% (delapan puluh persen) tenaga kerja lokal diberdayakan PT.Gag Nikel. Namun, sayangnya untuk menjadi tenaga kerja permanen sangat sulit. Pasalnya, harus melakukan aksi unjuk rasa baru ada respon perekrutan tenaga permanen.

Terkait pertanyaan tersebut, calon Wakil Bupati Raja Ampat, Martinus Mambraku menuturkan, jika Pasangan “HATI” diberikan mandat terpilih sebagai Bupati dan Wakil Bupati. “Kami berkomitmen akan memutus mata rantai birokrasi pelayanan pencairan Dana Kampung yang begitu ribet yang dampaknya dapat menghambat pelayanan di Pemerintahan tingkat Kampung,” ujar Martinus yang diketahui berpengalaman dalam tata kelola Pemerintahan.

Calon Wakil Bupati, yang diketahui pernah menduduki sejumlah jabatan penting di lingkungan Pemkab Raja Ampat, juga berkomitmen, jika pasangan “HATI” dipercaya masyarakat dan terpilih menjadi Kepala daerah dan Wakil Kepala daerah .akan melakukan tata kelola Pemerintahan yang lebih baik lagi, dan akan memutus mata rantai pelayanan birokrasi yang berbelit-belit di lingkup Raja Ampat.

“Kami akan memutus mata rantai pelayanan yang berbelit-belit kepada masyarakat dan pelayanan lintas sektoral. Saat ini sudah era digitalisasi, sehingga pentingnya peningkatan Sumber Daya Manusia di lingkungan Pemkab Raja Ampat, mulai dari tingkat Kampung , Distrik, OPD di lingkup Raja Ampat,” tendas Martinus Mambraku yang diketahui pernah menjadi anggota DPRD Raja Ampat periode 2019-2024.

Sementara Hasbi Suaib menyebut, jika dirinya dan Martinus Mambraku terpilih menjadi Bupati dan Wakil Bupati akan memfasiltasi masyarakat terkait hak-hak yang belum direalisasikan pihak perusahaan-perusahaan besar yang beroperasi di wilayah administrasi Kabupaten Raja Ampat.
“Saya akan lakukan identifikasi kepada seluruh perusahaan besar, termasuk diantaranya perusahaan PT.Gag Nikel yang berkaitan dengan hak royalti masyarakat dan hak-hak lainnya,” tukas Hasbi Suaib yang diketahui pernah menjabat sebagai staf khusus di Kementerian dan sebelumnya pernah juga menjadi staf khusus di DPR-RI.

“Kami diusulkan, dipecaya 2 (dua) partai besar, yaitu Gerindra dan mungkin kita ketahui bersama Ketua Umumnya adalah Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dan partai Golkar yang dipimpin Bahlil Ladahalia yang saat ini menjabat Menteri Energi Sumber Daya Mineral Indonesia “Kabinet Merah Putih”, imbuh Hasbi sapaan akrab calon Bupati Raja Ampat.

Hasbi kembali menegaskan, jika Pasangan “HATI” terpilih akan menata Pemerintahan yang besrsih bebas dari Korupsi,Kolusi dan Nepotisme (KKN) dan akan melakukan terobosan pembangunan yang pro rakyat (masyarakat). “Sesuai program Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yaitu memprioritaskan pembangunan disektor Pendidikan diantaranya peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM), pembangunan pengelolaan Sumber Daya Alam (SDA) untuk Indonesia Sehat, Indonesia Cerdas dan Indonesia Produktif khususnya di Raja Ampat,”pungkasnya.

Usai menyampaikan komitmen dan program kerja dan menjawab berbagai pertanyaan warga Kampung Gag. Seluruh hadirin bertepuk tangan sambil bersorak dengan suara keras dan lantang penuh semangat. “HATI terpilih, sekarang kita panggil Bupati dan Wakil Bupati bukan calon. Amiin kita berdoa terpilih dan memimpin Raja Ampat,” sorak warga serempak.

Tim Liputan medianasional.id

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses