Sekretaris Dinas Pendidikan Jabar ” Hasil TKA Tidak Menentukan Kelulusan

Bandung565 Dilihat

Bandung,Medianasional,id – Tes Kemampuan Akademik bagian dari upaya memperkuat sistem penilaian yang terstandar,objektif, dan inklusif di seluruh wilayah Jawa Barat,halnitu dikatakan Sekretaris Dinas Pendidikan Jabar Deden Saeful Hidayat saat mendampingi Wamen Dikdasmen tinjau TKA hari di SMK N 2 Bandung dan SMAN 20 Bandung Senin ( 3/11/2025).

Menurut Deden, sebanyak 594.297 siswa SMA, SMK, MA, SLB, dan PKBM Jabar melaksanakan TKA tahun 2025. Pelaksanaan TKA berlangsung mulai tanggal 3 sampai 6 November 2025.

“Pelaksanaan TKA 2025 menjadi salah satu langkah strategis dalam memetakan mutu pembelajaran dan capaian akademik pelajar jenjang mengenah dan pendidikan khusus melalu model asesmen terkini,” ungkapnya.

Sekdisdik memaparkan, TKA di Jabar dilaksanakan secara daring dan semi-daring/kombinasi, menyesuaikan dengan kesiapan sekolah. Tercatat, 6.383 satuan pendidikan melaksanakan daring, sedangkan 1.332 lainnya secara semi-daring.

Bukan Penentu Kelulusan

Sekdisdik menegaskan, hasil TKA tidak menentukan kelulusan siswa kelas XII. “TKA bertujuan melihat kemampuan individu dan tidak menentukan kelulusan, tapi menyiapkan diri untuk persiapan ke perguruan tinggi. Hasilnya akan memvalidasi nilai rapor,” jelasnya.

Selain itu, Sekdisdik mengungkapkan akan ada pelaksanaan TKA susulan atau gelombang lanjutan bagi siswa yang tidak bisa mengikuti TKA karena alasan khusus. “Ada peserta didik SMK yang sedang mengikuti PKL di luar kota dan tidak ada sekolah pelaksana TKA di wilayah tempatnya PKL. Serta ada juga 150 siswa yang tidak bisa mengikuti TKA karena mengukti Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) XVII di Jakarta,” terangnya.

Sekdisdik pun mendorong kepala satuan pendidikan untuk memanfaatkan waktu susulan dengan optimal agar seluruh siswa terlayani dan data terpenuhi.

Sekdisdik berharap, pelaksanaan TKA mampu meningkatkan kualitas pembelajaran berbasis data capaian akademik peserta didik dan memotivasi siswa untuk belajar konsisten dan memiliki kesadaran akan pentingnya kemampuan akademik sebagai bekal masa depan. “Serta pemerintah daerah mendapatkan peta mutu pembelajaran yang lebih konkret. Sehingga, kebijakan pengembangan pendidikan bisa lebih tepat sasaran,” tuturnya.

Sedangkan Kepala SMKN 2 Bandung, Hasan Iskandar mengungkapkan, sebanyak 644 siswa mengikuti TKA di sekolah yang terdiri dari 3 sesi dan dua gelombang. “Alhamdulillah, hari pertama berlancar lancar. Pak Wamen juga memberikan motivasi dan mendorong siswa untuk menunjukkan prestasi terbaiknya,” ungkapnya.

Siswa SMAN 20 Bandung, M. Fadil Abdul Aziz pun berharap bisa mendampatkan hasil yang baik pada TKA ini. “Kita sepakat, TKA ini ngetes kemampuan akademik kita agar bisa belajar lebih. Tapi, sedikit harus beradaptasi karena kita sedang sibuk persiapan untuk melanjutkan pendidikan tinggi dan ujian praktik di akhir tahun,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses