RPJMD 2025–2029 Tulungagung Disahkan Menjadi Perda, Bupati Dorong Kolaborasi Pembangunan

Tulungagung82 Dilihat

Tulungagung, Medianasional.id – DPRD Tulungagung menggelar Rapat Paripurna penetapan Peraturan Daerah (Perda) tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Tahun 2025–2029.

Kegiatan rapat paripurna di selenggarakan di ruang Graha Wicaksana, lantai II Gedung DPRD Kabupaten Tulungagung, Rabu (20/8/2025).

Rapat paripurna dipimpin langsung Ketua DPRD Marsono serta dihadiri Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo, Wakil Bupati Ahmad Baharudin, Sekda Kabupaten Tulungagung Tri Hariadi, Bappeda, BPKAD dan OPD lainnya di lingkup Pemkab Tulungagung, serta Camat se-Kabupaten Tulungagung.

Bupati Tulungagung dalam sambutannya mengatakan bahwa dengan ditetapkannya RPJMD Kabupaten Tulungagung Tahun 2025–2029, akan menentukan arah pembangunan lima tahun ke depan.

“Kita secara legal formal telah memiliki dokumen yang menggambarkan aspek strategis dari perencanaan pembangunan daerah, khususnya dalam mewujudkan visi pembangunan yang telah kita sepakati bersama, yaitu: Masyarakat Tulungagung yang Sejahtera, Maju, dan Berakhlak Mulia Sepanjang Masa,” tutur, Bupati Gatut Sunu.

Lebih lanjut Bupati Gatut Sunu, semua tahapan dalam penyusunan RPJMD telah dilaksanakan tepat waktu dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“Kami telah berupaya sebaik mungkin dalam menyusun RPJMD ini, termasuk dengan melaksanakan Forum Konsultasi Publik, Musrenbang, pembahasan bersama DPRD, evaluasi oleh Gubernur Jawa Timur, hingga harmonisasi dengan kebijakan pembangunan di tingkat provinsi maupun nasional,” imbuhnya.

Gatut Sunu Wibowo juga menyampaikan apresiasi kepada DPRD, perangkat daerah, akademisi, tokoh masyarakat, hingga dunia usaha yang telah berkontribusi dalam penyusunan RPJMD ini.

Menurutnya, visi besar Pemkab Tulungagung akan diwujudkan melalui lima misi pembangunan yang telah dirumuskan bersama.

Pertama, meningkatkan daya saing perekonomian berbasis hilirisasi sektor unggulan dan membangun dari desa. Kedua, mewujudkan lingkungan hidup dan infrastruktur berkualitas.

Ketiga, meningkatkan kualitas SDM yang unggul, berbudaya, dan penuh keguyuban. Keempat, menuntaskan kemiskinan secara terpadu dan kolaboratif. Kelima, mewujudkan tata kelola pemerintahan yang adaptif, inklusif, dan bersih dari korupsi.

Di akhir sambutannya, Bupati mengajak seluruh elemen masyarakat dan pemangku kepentingan untuk bersinergi, bekerja keras, serta bergotong royong dalam mengimplementasikan setiap program pembangunan yang telah disusun dalam RPJMD.

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses