Ambon, medianasional.id – Pemerintah Kota Ambon melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Persampahan (DLHP) Kota Ambon mengusulkan kenaikan retribusi sampah rumah tangga tahun 2023 dari tarif semula Rp6.000 menjadi Rp13.000. Hal ini dilakukan untuk meningkatkan pendapatan daerah. Usulan kenaikan tarif tersebut dihitung berdasarkan Permendagri Nomor 7 tahun 2021 tentang Tata Cara Perhitungan Tarif Retribusi dalam Penyelenggaraan Penanganan Sampah.
Kepala DLHP , Alfredo Hehamahua mengatakan bahwa usulan tersebut akan ditetapkan melalui Peraturan Wali Kota Ambon nomor 4 tahun 2023 setelah disetujui oleh Komisi III DPRD Kota Ambon.
” Sejauh ini, penarikan retribusi sampah belum maksimal terutama untuk rumah tangga. Pengumpul retribusi kebersihan, bukan hanya tugas DLHP, tetapi lurah dan camat sebagai ujung tombak di lapangan harus terlibat aktif menggenjot pencapaian. Retribusi sampah rumah tangga belum maksimal dalam penarikan, membuat kita kedepan akan merubah sistem penarikan retribusi ke Desa, Negeri dan kelurahan, agar RT dan RW yang akan menagih retribusi sampah, ” ujarnya kepada media di Ambon, Senin (13/3/23).
Hehamahua juga menyebutkan bahwa pihaknya secara berkala akan memperbarui data warga yang diwajibkan membayar retribusi penanganan sampah dengan pendekatan jumlah ASN Pemkot Ambon mencapai 7.000 jiwa.
” Pemerintah menarik retribusi sampah untuk mengambil sampah di TPS dan mengangkut sampah ke tempat pemrosesan akhir sampah serta menyediakan lokasi pemrosesan akhir sampah dengan tujuan utama Ambon bersih, ” tutur Kepala DLHP Kota Ambon.
Wakil Ketua DPRD Kota Ambon, Rustam Latupono, mengatakan bahwa evaluasi APBD Kota Ambon tahun anggaran 2022 menunjukkan bahwa Pendapatan Asli Daerah (PAD) belum mencapai target pada tahun lalu. Oleh karena itu, tarif retribusi sampah rumah tangga perlu dinaikkan dari Rp6.000 menjadi Rp17.500 sebagai potensi besar dalam meningkatkan PAD dan selain itu juga, Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang bertanggung jawab mengumpulkan pajak dan retribusi daerah juga harus bekerja lebih serius dalam meningkatkan pendapatan tersebut, katanya.






