Banyumas, medianasional.id – Latihan gabungan Urban SAR yang diinisiasi Fortasi bersama GWA Pers dan Mitra kerja Kabupaten Banyumas, 11-12 Maret 2023 sekitar kantor Kecamatan Tambak Kabupaten Banyumas difokuskan pada pelatihan penanganan korban gempa bumi serta penanganan bangunan runtuh akibat gempa, dan penanganan korban kecelakaan terjepit mobil. Pada pelatihan ini penyelenggara menggandeng Basarnas selaku instruktur dan didukung oleh PMI Kabupaten Banyumas, Balai Pusdataru Serayu Citanduy dan Damkar Kabupaten Banyumas.
Pembina Fortasi Eddy Wahono mengatakan kegiatan yang dibuka oleh Wakil Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono diikuti peserta yang berasal dari 4 propinsi dengan peserta lebih dari 300 personil dari 45 organisasi SAR.
“Mereka terdiri dari FKPPI Jateng, AKBI Banyumas, Pemuda Pancasila, SAR Jagabaya Batang, MDMC Banyumas, MDMC Cilacap, MDMC Kebumen, MDMC Banjarnegara, I-deru Jateng, Relawan Independen Magelang, Serayu Rescue Banyumas, Kokam Tambak, Ubaloka Banyumas, FKKB Banyumas, MTa Banyumas, MTa Banjarnegara,TRC Purbalingga, Rekap Kroya, Peduli Alamin Wangon, Baznas Banyumas Cilacap, Pemalang Mountain Rescue, Rapi Kabupaten Kebumen, Mahaguru Merapi Yogya, Yogya Magelang Elektrik, Relawan Independen Magelang, SAR Sigap DIY, TB Wisata Sukoharjo, Gerpik Surabaya, Paskhas Jawa Timur dan Paskhas Jawa barat,” katanya.
Hari pertama Sabtu 11 Maret 2023 diisi teori penanganan kebencanaan dan praktek penanganan kebakaran.
Sudjadmiko koordinator Fortasi mengucapkan rasa terimakasih pada GWA Pers dan Mitra Kerja yang selalu suport mendampingi acara Fortasi.
Ucapan terima kasih juga kepada Basarnas Kantor Cilacap selaku pemberi materi Urban SAR serta Balai Pusdataru Serayu Citanduy, PMI Banyumas, Damkar kabupaten Banyumas dan pihak pihak lain yang selalu mendukung Fortasi bila sedang mengadakan acara pelatihan maupun giat kebencanaan. Dan kesediaan dari Camat Tambak yang telah memberikan fasilitas Aula dan penggunaan fasilitas kecamatan,” katanya.
Yetty peserta SAR FKPPI Jateng yang baru terbentuk 3 bulan, ikut dalam pelatihan mengatakan sangat puas dengan mengikut pelatihan selama dua hari berturut turut meliputi Pelajaran dan praktek Packing korban, tata cara mengoperasikan mesin potong, cara menggunakan peralatan sederhana untuk pertolongan, Cara pertolongan korban terkena runtuhan bangunan, Penanganan pertama korban pendarahan dan patah tulang.
“SAR FKPPI Jateng yang mengikuti latihan 15 personil rata rata berusia lanjut namun semangat,” pungkasnya.






