Kukar, medianasional.id – Pondok Pesantren Al Abqory yang berlokasi di Desa Perjiwa, Kecamatan Tenggarong Seberang, Kabupaten Kutai Kartanegara Provinsi Kalimatan Timur telah berdiri sejak tahun 2020. Sejak awal berdirinya, pondok pesantren ini telah berkomitmen untuk mengelola pendidikan formal di bawah naungan Kementerian Agama. Meskipun pada awalnya pengajuan izin operasional untuk menjadi MTS kepada Dinas Pendidikan tidak diterbitkan karena alasan teknis, Pondok Pesantren Al Abqory tetap memperoleh izin dari Kementerian Agama.
Kepala Dinas Pendidikan dan dan Kebudayaan Kabupaten kukar Tauhid, turut memberikan dukungan yang luar biasa kepada pondok pesantren ini, baik secara pribadi maupun melalui bantuan operasional.
“Kami sangat mengapresiasi bantuan yang telah diberikan, baik dalam bentuk uang operasional, beras, maupun kebutuhan lainnya. Bantuan ini sangat berarti bagi kami,” ujar Muhib, pengasuh Pondok Pesantren Al Abqory.
Selain bantuan dari pemerintah,kabupaten kukar .pondok pesantren ini juga telah mengupayakan kemandirian ekonomi dengan mendirikan badan usaha milik pondok pesantren (BUMP) yang bernaung di bawah CV Putra Abu Qori. Beberapa usaha yang dikelola untuk mendukung operasional pondok pesantren antara lain fotokopy kantin, toko kelontong, depot air minum, dan keramba. Pemerintah juga turut membantu dalam pengembangan usaha tersebut, seperti bantuan untuk keramba yang terdiri dari 8 kotak serta inkubasi bisnis senilai Rp 75 juta pada usaha fotocopy
Bantuan dari pemerintah Kabupaten Tenggarong Seberang sangat berarti, termasuk bantuan operasional senilai 100 juta untuk pondok pesantren, serta upaya untuk mendukung pembangunan masjid yang sedang dikelola. Tahun ini, pondok pesantren juga mendapat bantuan untuk pengerasan jalan menuju lokasi pondok.
“Selain itu, kami juga mendapat dukungan dari Sekda dan Kepala Desa dari anggota DPRD Budu Fahmi, dari pengacara Agus Shali, SH.MH. dan pengusahaan yang hampir setiap bulan memberikan bantuan berupa uang operasional. Bantuan ini sangat penting bagi kami, karena sebagian besar santri di pondok pesantren berasal dari keluarga kurang mampu, termasuk 18 anak yatim dan yatim piatu,” tambah Muhib.
Dengan dukungan yang terus mengalir, Pondok Pesantren Al Abqory berharap ke depan akan terus berkembang dan memberikan manfaat lebih besar bagi masyarakat, khususnya dalam pengembangan pendidikan di Kabupaten Tenggarong Seberang.






