Erau 2026 Masuk 100 Event Budaya Terbaik Nasional, Pemkab Kukar Ajak Generasi Muda Jadi Pelaku Budaya

TENGGARONG, medianasional.id – Pentas Seni dan Bazar Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Banjar Erau yang digelar di halaman Kedaton Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura berlangsung meriah, Minggu (21/9/2026) malam.

Acara ini merupakan bagian dari rangkaian Erau Adat Kutai 2026 Pelas Benua Etam. Turut hadir perwakilan Sri Paduka Sultan Kutai Kartanegara Ing Martadipura ke-21, Drs. Adji Muhammad Arifin, M.Si., yakni Aji Putri Prabu Inderaningrat, perwakilan Bupati Kutai Kartanegara, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta tokoh adat, tokoh budaya, dan tokoh pemuda.

Dalam sambutannya, perwakilan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) menyampaikan apresiasi kepada seluruh masyarakat dan panitia yang telah berpartisipasi melestarikan adat dan budaya Kutai.

“Erau bukan hanya perjalanan sejarah, di dalamnya terdapat nilai-nilai luhur adat istiadat, seni tradisi, kearifan lokal serta semangat kebersamaan yang diwariskan dari generasi ke generasi,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan kebanggaan karena pada tahun 2026 ini, Erau Adat Kutai masuk dalam 100 terbaik dari 2.500 agenda festival budaya di Indonesia.

Menurutnya, pelestarian budaya akan menumbuhkan ekosistem budaya yang berdampak positif bagi pelaku seni, UMKM, pariwisata, dan ekonomi kreatif masyarakat.

“Kukar adalah bagian yang tidak terpisahkan dari Ibu Kota Nusantara (IKN). Kita memiliki sejarah panjang, dari Kerajaan Kutai yang berdiri abad ke-4 hingga menjadi Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura,” tambahnya.

Ia berpesan kepada generasi muda Kukar agar tidak hanya menjadi penonton budaya, tetapi menjadi pelaku, penjaga, dan penerus kebudayaan.

“Jadilah generasi yang maju tanpa kehilangan akar budaya, jadilah generasi yang modern tanpa melupakan adat dan tradisi,” pesannya.

Acara ditutup dengan ajakan kepada seluruh pengunjung untuk menikmati pentas seni dengan tertib, menjaga kebersihan, dan menjunjung tinggi nilai adat Kutai.

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses