HMI Kukar Soroti Dana Dividen Rp600 Miliar Pemkab di Bankaltimtara, Desak Transparansi

KUTAI KARTANEGARA, medianasional.id – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Kutai Kartanegara mendesak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kukar untuk bersikap transparan terkait penggunaan dana dividen dari Bankaltimtara yang nilainya mencapai sekitar Rp600 Miliar. HMI menduga dana tersebut diputar kembali sebagai penyertaan modal, bukan untuk kepentingan langsung masyarakat.

Ketua Umum HMI Cabang Kukar, Zulhan, menyampaikan hal tersebut saat menggelar aksi di Kukar, Minggu (31/8/2026). Menurutnya, berdasarkan informasi yang dihimpun, dana dividen yang diterima Pemkab Kukar tidak disalurkan untuk program kerakyatan.

“Setahu kami, dana dividen tersebut diputar dan dipergunakan untuk penyertaan modal kembali di Bankaltimtara. Total penyertaan modal Pemkab Kukar di Bankaltimtara sudah mencapai sekitar Rp600 miliar,” tegas Zulhan.

Ia mengatakan, kekhawatiran HMI muncul karena skema pembiayaan atau penyertaan modal serupa pernah terjadi di beberapa daerah lain. Di daerah tersebut, lanjut Zulhan, ada pihak yang kemudian tersangkut perkara korupsi dan ditindak oleh KPK.

“Ini yang menjadi alasan kami terus mengawal persoalan ini melalui aksi. Kami tidak ingin kasus yang sama terjadi di Kutai Kartanegara,” ujarnya.

Zulhan menegaskan, aksi yang dilakukan HMI murni sebagai bentuk kepedulian dan pengawasan publik terhadap pengelolaan keuangan daerah. Ia berharap Pemkab Kukar segera membuka data secara terbuka agar tidak menimbulkan spekulasi di tengah masyarakat.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Pemkab Kukar dan manajemen Bankaltimtara belum memberikan keterangan resmi terkait tuntutan HMI tersebut. HMI Kukar memastikan akan terus mengawal isu ini hingga ada kejelasan dari pemerintah daerah.

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses