Labuan Bajo, medianasional.id — PT Pertamina Patra Niaga memastikan ketersediaan dan penyaluran BBM di wilayah Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, tetap berjalan pascagempa Flores. Hal tersebut disampaikan sebagai respons atas pemberitaan mengenai antrean kendaraan di sejumlah SPBU serta informasi terkait tersendatnya pasokan BBM untuk kebutuhan masyarakat dan pengungsi.
Sebagai langkah memastikan kondisi di lapangan, Pertamina Patra Niaga terus melakukan monitoring terhadap ketersediaan dan penyaluran BBM di sejumlah SPBU wilayah Labuan Bajo. Berdasarkan hasil pemantauan, stok BBM masih tersedia dan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan. Ketersediaan tersebut juga masih memadai untuk mendukung kebutuhan masyarakat maupun operasional dalam penanganan kondisi pascagempa. Pertamina terus mengantisipasi dinamika kebutuhan di lapangan melalui pemantauan stok dan penyaluran secara berkala guna memastikan distribusi BBM tetap berjalan dengan baik.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Ahad Rahedi, menegaskan bahwa Pertamina terus memastikan ketahanan stok dan kelancaran distribusi BBM, termasuk untuk mendukung kebutuhan masyarakat serta operasional penanganan pascagempa.
“Kami memastikan stok BBM di Labuan Bajo saat ini tersedia dan penyaluran kepada masyarakat tetap berjalan. Pertamina juga memastikan kebutuhan BBM untuk mendukung penanganan pascagempa dapat terpenuhi. Kami terus melakukan monitoring secara berkala dan menyiapkan langkah antisipasi apabila terjadi peningkatan kebutuhan di lapangan. Prinsipnya, Pertamina hadir memastikan distribusi energi tetap berjalan dan masyarakat tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan BBM,” jelas Ahad.
Terkait adanya informasi mengenai tersendatnya pasokan BBM, Pertamina memastikan bahwa distribusi BBM ke SPBU di wilayah Labuan Bajo tetap berjalan. Pertamina juga terus berkoordinasi dengan SPBU dan pihak terkait untuk mengantisipasi perubahan kebutuhan masyarakat maupun kondisi yang dapat memengaruhi kelancaran distribusi.
Monitoring dilakukan secara berkala terhadap stok, penyaluran, dan perkembangan kebutuhan BBM di wilayah Labuan Bajo. Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga ketahanan pasokan, khususnya dalam situasi pascagempa yang berpotensi meningkatkan mobilitas masyarakat dan kebutuhan operasional penanganan bencana.
Pertamina mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan melakukan pembelian BBM secara wajar sesuai kebutuhan, sehingga ketersediaan BBM dapat dimanfaatkan secara optimal oleh seluruh masyarakat. Masyarakat juga diimbau tidak melakukan pembelian secara berlebihan maupun penimbunan yang dapat memicu antrean dan mengganggu kelancaran pelayanan.
Apabila masyarakat membutuhkan informasi maupun ingin menyampaikan laporan terkait layanan dan ketersediaan BBM Pertamina, dapat menghubungi Pertamina Contact Center 135.






