Percepat Pemulihan NTT, BNPB dan TNI AU Terbangkan 165 Ton Bantuan Logistik Gempa

ENDE, medianasional.id – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) bersama seluruh pemangku kepentingan bergerak cepat memulihkan kondisi masyarakat pascagempa bumi di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Melalui Pos Pendukung Logistik Nasional PDB Gempabumi NTT Halim Perdanakusuma, sebanyak 165,97 ton bantuan logistik dan peralatan pengungsian resmi diberangkatkan pada Selasa (18/8).
.
Pengiriman bantuan kemanusiaan jalur udara ini dibagi ke dalam 12 sortie penerbangan. Logistik diterbangkan menggunakan kombinasi armada TNI AU, pesawat kargo, serta maskapai komersial untuk menjangkau dua wilayah terdampak utama, yakni Maumere (MOF) dan Labuan Bajo (LBJ).
.
Kepala Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB (atau perwakilan terkait) dalam keterangan tertulisnya menjelaskan, BNPB memimpin langsung pengiriman 120 ton logistik yang dibiayai melalui Dana Siap Pakai (DSP) ke dalam 8 sortie penerbangan utama.
Bantuan tersebut mencakup ribuan lembar selimut, matras, tenda keluarga (4×4), tenda pengungsi (6×12), kasur lipat, paket sembako, makanan siap saji, hygiene kit, pakaian, hingga belasan unit genset darurat.
.
Sinergi Pentahelix TNI AU dan Lembaga Negara
Semangat gotong royong unsur pentahelix juga ditunjukkan dengan pendistribusian 45.971 kilogram (45,9 ton) bantuan tambahan menggunakan armada khusus TNI AU yang terbagi dalam 4 sortie penerbangan (Sortie A, B, C, dan D).
Bantuan tambahan ini disalurkan oleh berbagai instansi, di antaranya Sekretariat Presiden (Setpres) berupa ribuan paket sembako, biskuit, dan mi instan; Polda berupa air mineral dan mi instan; Kementerian Pertahanan (Kemhan); Tim Manguni 86; serta korporasi dari OT Grup.
.
Untuk mengantisipasi krisis komunikasi serta memastikan pasokan air bersih dan listrik di posko pengungsian, rangkaian distribusi ini menyertakan fasilitas teknologi khusus. Di antaranya 20 unit perangkat internet satelit Starlink (gabungan Kemhan dan BNPB), 1 unit Motor Viar Penjernih Air, serta 16 unit genset darurat.
.
Seluruh bantuan ini diharapkan dapat memenuhi kebutuhan mendesak warga terdampak sekaligus mempercepat pemulihan pascabencana di Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Posting Terkait

ADVERTISEMENT
Konten berikut adalah iklan platform MGID, medianasional.id tidak terkait dengan isi konten.

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses