Penerima Hibah Yayasan Diduga Abal-abal, Pejabat Dinas Pendidikan Jabar Pilih Bungkam

Bandung568 Dilihat

Bandung, Medianasional.id – Pengalokasian dana hibah untuk 39 lembaga pendidikan (sekolah, yayasan dan perguruan tinggi)  yang ada di Jawa barat diterpa isu tak sedap. Betapa tidak, anggaran yang digolontorkan cukup besar Rp 40.599.817.864,- bersumber dari APBD tahun anggaran 2022.

Namun penyaluran anggaran hibah tersebut kepada lembaga pendidikan oleh pihak dinas pendidikan diduga tidak melalui verifikasi yang ketat dan teliti.
Hal ini berdasarkan hasil Investiga tim forum media yang melayangkan surat konfirmasi pada pihak penerima manfaat.

Sebanyak 37 surat sudah dilayangkan mempertanyakan peruntukan dana hibah tersebut, namun dari puluhan lembaga tersebut hanya satu lembaga yang bersedia memberikan jawaban. Ada juga lembaga yang tidak sesuai dengan alamat yang tertera dalam daftar penerima hibah.

Guna mendapat informasi yang berimbang tim media melayangkan surat konfirmasi dan klarifikasi pada Dinas Pendidikan Provinsi Jawa barat, Nomor : 054/ FMJ/11/2024, belum mendapat jawaban.

Tim media mencoba meminta jawaban surat yang dikirim, menurut staf humas bahwa surat sudah berada di bidang SMA, karena yang menangani dana bantuan hibah di bidang SMA.

Sementara Kepala Bidang (Kabid) SMA Awan Suparwana saat hendak ditemui di kantornya, menurut security sedang ada tugas ke Majalengka selama seminggu.

Berdasarkan data yang berhasil dihimpun Medianasional.id, dana hibah puluhan Miliar tersebut diperuntukkan untuk 39 lembaga, sekolah, yayasan dan perguruan tinggi.

Puluhan lembaga yang menerima dana hibah tersebut terdapat 2 perguruan tinggi terkemuka di Bandung, 5 sekolah Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), 12 Sekolah Menengah Pertama (SMP), 5 Sekolah Menengah Atas (SMA), 1 Sekolah Dasar Islam Terpadu (SD IT), 1 PDT, 1 Madrasah Ibtidayah MIS, 4 Taman Kanak-kanak (TK), 2 kelompok bermain, 3 yayasan, dan ada juga Kelompok Belajar (KB) dan lain-lain. Lembaga penerima ini tersebar di sejumlah kabupaten/kota di Jabar.

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses