Bantul, medianasional.id – KKN 57 STPMD “AMPD” Yogyakarta bekerja sama dengan Karang Taruna Kalurahan Guwosari, melakukan peningkatan kapasitas dan kapabilitas Karang Taruna, bertempat di Balai pertemuan Kalurahan Guwosari Kapanewon Pajangan, Rabu (4/9/2024).
Dalam kesempatan tersebut sebagai pemateri Nur Huda Waskitha Yoga S.I.Kom,. selaku wakil ketua karang taruna Kabupaten Bantul, dan juga sebagai Anggota DPRD Kabupaten Bantul Fraksi PKS, sekaligus juga sebagai Ketua Petani Milenial Kabupaten Bantul, sedangkan pemtari ke dua yaitu Dosen STPMD “AMPD” Yogyakarta, Fatih Gama Abisono S.IP.M.Si,.
Dalam kesempatan tersebut juga di hadiri Lurah Guwosari Masduki Rahmad SIP,dan juga sebagai ketua karang taruna kabupaten Bantul.
Lurah Guwosari dalam sambutannya menyampaikan terima kasih kepada Mahasiswa STPMD “AMPD” Yogyakarta yang telah memberikan gagasan dan ide sehingga bisa terlaksana kegiatan peningkatan kapasitas dan kapabilitas Karang Taruna Guwosari.
“Setiap tempat adalah sekolah dan setiap orang adalah Guru saat ini kita telah di beri kesempatan dan mendapatkan Guru yang Hebat,” tutupnya.
Selaku ketua koordinator Mahasiswa KKN 57 STPMD “AMPD” Yosias Usyor mengucapkan terima kasih kepada Lurah Guwosari yang telah memfasilitasi kegiatan peningkatan kapasitas dan kapabilitas Karang taruna Guwosari, serta kepada pemateri yang telah meluangkan waktunya untuk mengisi kegiatan malam ini, dan juga kepada rekan Mahasiswa KKN STPMD AMPD Yogyakarta yang telah membantu terlaksananya kegiatan ini, pungkasnya.
Nur Huda Waskitha selaku pemateri menyampaikan, Dengan bertemakan “pemuda hebat Karang Taruna Kuat Desa Berdaulat”, kita sebagai pemuda jangan hanya bisa menjadi seperti lilin yang bisa menerangi di sekeliling Kita tapi lama – lama akan habis,kita sebagai pemuda harus bisa menjadi “Agen Perubahan” maka dari itu kita sebagai pemuda harus mempunyai peta, itu sangat penting karena untuk menentukan mau ke mana langkah kita.
Selain itu sebagai pemuda harus menyibukkan ke hal hal yang positif, dengan demikian kita akan terhindar dari hal hal yang negatif.
“Saat bertemu dengan Sandi Aga Uno beliau menyampaikan kalau kita ingin berwira usaha kita harus belajar dengan manusia purba,dari hidup berpindah pindah ,kemudian berburu,dan meramu, kemudian fashion,ketika kita usaha di tiga bidang hal tersebut kita akan tercukupi”.
Ketika kita tergabung di karang taruna kita memiliki prinsip, yaitu merangkul, mengayomi, memberi arti, sehingga dengan kerja sosial kita akan di berikan kemudahan, pungkasnya.
Sedangkan pemateri Fatih Gama Abisono menjelaskan, banyak fenomena tentang pemuda misal di suatu daerah pemuda banyak yang merantau sehingga kemajuan di daerah tersebut sangat minim sekali,karena bagaimanapun peran perubahan di suatu daerah bergantung pada pemuda.
Maka dari itu sebagai pemuda harus menyiapkan mental,karena banyak lulusan SMK tidak bisa masuk di perusahaan,bukan karena tidak terampil tapi mentalitasnya kurang, kemudian juga kesehatan.
Sehingga untuk mewujudkan Desa yang berdaulat akan sulit terwujud, Karena bagaimanapun, peran pemuda sebagai agen perubahan tentulah sangat di butuhkan, maka dari itu dari generasi saat ini kita harus menyiapkan pemuda yang kuat karang taruna yang kuat sehingga mimpi Desa yang Berdaulat akan bisa terwujud, pungkasnya.
(Widayat)






