Kapolres Bantul Bersama Forkopimda Monitoring Pilur Serentak 2026, Situasi Kamtibmas Kondusif

DI.Yogyakarta151 Dilihat

BANTUL, medianasional.id – Kapolres Bantul AKBP Bayu Puji Hariyanto, S.H., S.I.K., M.H., bersama Bupati Bantul Abdul Halim Muslih dan jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) melakukan monitoring pelaksanaan Pemilihan Lurah (Pilur) Serentak Kabupaten Bantul 2026, Minggu (4/10/2026).

Monitoring dilakukan dengan mendatangi sejumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS) guna memastikan proses pemungutan suara berlangsung aman, tertib, lancar, dan kondusif.

Kegiatan tersebut turut dihadiri KPH Yudhanegara selaku Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Kalurahan, Kependudukan, dan Pencatatan Sipil DIY.

Pemantauan ini sekaligus menjadi bagian dari upaya memastikan seluruh tahapan Pilur Serentak berjalan sesuai ketentuan serta mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Kapolres Bantul AKBP Bayu Puji Hariyanto mengatakan, hingga tahapan pemungutan suara berlangsung, situasi keamanan di wilayah Kabupaten Bantul masih terpantau kondusif.

“Alhamdulillah, sampai saat ini belum ada permasalahan. Kami berharap seluruh tahapan, mulai dari penghitungan suara hingga pergeseran kotak suara, dapat berjalan dengan aman, lancar, dan kondusif,” ujar Bayu saat melakukan monitoring.

Menurutnya, Polres Bantul telah melakukan pemetaan tingkat kerawanan TPS yang terbagi dalam kategori kurang rawan, rawan, hingga sangat rawan. Pemetaan tersebut menjadi dasar dalam menentukan pola pengamanan serta penempatan personel di masing-masing wilayah.

“Beberapa TPS yang masuk kategori rawan di antaranya berada di wilayah Patalan, Jetis, Ngestiharjo, Kasihan, serta Ringinharjo, Bantul. Untuk TPS kategori rawan, kami tempatkan dua personel untuk mengamankan satu TPS,” jelasnya.

Untuk mendukung pengamanan Pilur Serentak 2026, Polres Bantul mengerahkan 1.019 personel. Personel tersebut disiagakan untuk mengamankan seluruh tahapan pemilihan sekaligus mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan.

Selain pengamanan di TPS, kepolisian juga menyiapkan tim mobiling untuk memantau perkembangan situasi di lapangan, terutama saat proses penghitungan suara hingga pergeseran kotak suara hasil pemungutan.

Sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, TNI, penyelenggara, serta seluruh unsur terkait diharapkan mampu menjaga pelaksanaan Pilur Serentak Kabupaten Bantul 2026 tetap aman dan kondusif.

Polres Bantul juga mengimbau seluruh calon, pendukung, dan masyarakat untuk bersama-sama menjaga ketertiban serta menghormati seluruh proses demokrasi hingga tahapan Pilur selesai.

Dengan pengamanan berlapis dan koordinasi lintas sektor, pelaksanaan Pilur Serentak Kabupaten Bantul 2026 diharapkan berlangsung aman, tertib, jujur, adil, dan kondusif sampai seluruh rangkaian tahapan selesai. (red).

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses