BATANG, medianasional.Id.
Suasana di Dukuh Gondangan, Desa Surjo, Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang mendadak riuh sekaligus khidmat pada Minggu (1/11/2026). Ratusan kader berseragam loreng oranye-hitam berkumpul bukan untuk unjuk kekuatan fisik, melainkan untuk menggelar aksi kemanusiaan sembari memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-67 Organisasi Pemuda Pancasila (PP).
Mengusung tema besar tentang penguatan persatuan dan pengabdian masyarakat, perayaan hari jadi tahun ini sengaja digeser ke arah gerakan sosial yang menyentuh warga akar rumput. Aksi donor darah yang digelar sepanjang acara berhasil mengumpulkan 10 kantong darah. Tidak hanya itu, sebagai bentuk solidaritas nyata, sebanyak 20 anak yatim di wilayah setempat juga menerima santunan.
Langkah konkret ini menuai apresiasi dari Pemerintah Kabupaten Batang. Bupati M. Faiz Kurniawan, lewat sambutan tertulis yang dibacakan Kepala Kesbangpol Batang, Windu Suradji, menyebut bertahannya organisasi ini hingga usia 67 tahun adalah bukti ketangguhan dalam mengawal keutuhan NKRI.
Lebih dari sekadar menjaga ketertiban, Pemkab Batang kini menantang para pemuda untuk terlibat langsung dalam pembangunan daerah. Terlebih, Batang saat ini sedang mengalami pertumbuhan pesat di sektor pariwisata dan industri. Pemda secara terbuka mengajak seluruh kader Pemuda Pancasila Kabupaten Batang untuk mempererat kolaborasi dan menjadi motor penggerak partisipasi aktif masyarakat di daerah.
Tantangan bagi organisasi di ruang publik juga tidak ditepis dalam momentum evaluasi ini. Ketua Majelis Pimpinan Wilayah (MPW) PP Jawa Tengah, Bambang Eko Purnomo, mengingatkan seluruh kadernya untuk tetap solid di tengah berbagai stigma yang kerap melekat pada organisasi kepemudaan.
Bambang mengibaratkan Pemuda Pancasila sebagai sebuah kapal besar yang membutuhkan nakhoda tangguh di setiap tingkatan untuk menerjang badai. Ia menegaskan, kecerdasan dan kekuatan finansial seorang kader tidak akan berarti jika tidak diiringi dengan kebaikan terhadap lingkungan sekitar. Komitmen sosial seperti donor darah, bakti sosial, hingga pembagian Al-Qur’an gratis disebutnya sebagai cara terbaik bagi kader untuk mengenalkan diri secara positif kepada masyarakat.
Semangat juang pantang menyerah tersebut diamini oleh Ketua MPC PP Batang, Sodik. Usai menyampaikan rasa terima kasihnya kepada kerja keras panitia penyelenggara dan jajaran Pengurus Anak Cabang (PAC) Bawang yang sukses menghidupkan acara, ia melecut kembali motivasi anggotanya.
Sodik menegaskan bahwa bagi seorang kader Pemuda Pancasila, tidak ada kamus untuk berputus asa sebelum memberikan kontribusi terbaiknya bagi daerah. Semboyan “Sekali layar terkembang, surut kita berpantang” digaungkan sebagai penutup komitmen bersama untuk menjaga kedisiplinan dan memperkuat silaturahmi antar-kader demi kemajuan Kabupaten Batang ke depan.






