Peace Poster Contest 2025, Pesan Damai dari Generasi Muda untuk Dunia

DI.Yogyakarta179 Dilihat

Yogyakarta, MEDIANASIONAL.ID – Suasana penuh semangat dan inspirasi mewarnai Final Penjurian Peace Poster Contest (PPC) 2025 yang digelar oleh Lions International District 307 B2 di Yogyakarta. Ajang ini menjadi wadah bagi anak-anak usia 11–13 tahun untuk mengekspresikan gagasan mereka tentang perdamaian dunia melalui karya seni lukis bertema “Together As One.”

Gubernur Distrik 307 B2, Lianawati Tjokrohartono, menegaskan pentingnya kegiatan ini sebagai sarana menanamkan nilai-nilai cinta damai sejak dini.

“Melalui Peace Poster Contest, kita menumbuhkan kesadaran tentang pentingnya perdamaian dunia mulai dari anak-anak agar mereka belajar mencintai damai,” ujarnya.

“Karya terbaik dari ajang ini akan kami ajukan ke tingkat nasional, yaitu Multi Distrik 307, dan nantinya ke tingkat internasional,” tambahnya.

Menurut Lianawati, kualitas karya peserta tahun ini menunjukkan peningkatan yang signifikan.

“Karya anak-anak tahun ini sudah sangat bagus. Saya yakin, estafet kepemimpinan Lions di periode mendatang akan terus membawa peningkatan dan inovasi,” katanya optimis.

Sementara itu, Ketua Komite Peace Poster Contest, Lydya Poula, menjelaskan bahwa proses penjurian dilaksanakan pada 15 November 2025, dengan persiapan yang telah dimulai sebulan sebelumnya.

“Kami memilih juri yang berdomisili di sekitar Yogyakarta, Solo, dan Magelang, agar lebih dekat dengan lokasi final penjurian. Pemilihan juri sangat selektif, karena Lions International merupakan organisasi berskala dunia yang menjunjung tinggi kualitas dan makna tema Together As One,” jelas Lydya.

Ia menambahkan, proses penjurian berlangsung lancar tanpa kendala berarti.

“Para juri sudah sangat berpengalaman dan memahami karakter karya anak-anak. Peace Poster Contest ini memang agenda rutin tahunan dan menjadi salah satu program utama Lions International,” katanya.

Ketua Dewan Juri, Subki, menggambarkan proses penilaian dengan cara yang unik.

“Menilai karya itu seperti menilai wanita cantik — bukan hanya soal rupa, tapi juga isi dan kecerdasan di baliknya,” ujarnya sambil tersenyum.

“Kami menilai dari sisi teknis, komposisi warna, penonjolan objek, hingga kekuatan pesan tentang persatuan dan perdamaian yang bisa dirasakan masyarakat.”

Ia menuturkan, waktu yang dibutuhkan untuk penjurian sekitar satu jam.

“Secara visual kami langsung bisa membaca pesan yang ingin disampaikan. Harapan kami, karya anak-anak ini terus berkembang, tidak hanya di Lions District 307 B2, tapi juga di berbagai komunitas agar pesan damai terus menggema di Indonesia dan dunia,” tambah Subki.

Dalam kompetisi tahun ini, ratusan peserta mengikuti seleksi di tingkat daerah dan wilayah. Dari seluruh peserta, terpilih 69 finalis dari 53 club Lions. Setelah melalui penilaian ketat, hasil akhir menetapkan:

🥇 Juara 1: Joanne Gracia Susanto (Lions Club Malang Indah) – Nilai 820

🥈 Juara 2: Chaira Quinalika Adristy (Lions Club Malang Amazing) – Nilai 770

🥉 Juara 3: Sevina Putri Agetik (Lions Club Surabaya Mahardika) – Nilai 750

🎖️ Harapan 1: Jaden Elliot Satyadi (Lions Club Bandung Chandra Kirana) – Nilai 735

🎖️ Harapan 2: Gabriella Eleanor Wonua (Lions Club Surabaya Srikandi) – Nilai 715

Anggota dewan juri lainnya, Yayan Suherlan dan Kholil Habibaloh (Kaji Habib), turut menyampaikan harapannya agar kegiatan ini terus menjadi sarana edukatif dalam menanamkan semangat perdamaian di kalangan generasi muda Indonesia.

“Peace Poster Contest bukan sekadar lomba, tapi gerakan moral untuk menanamkan nilai kasih, persatuan, dan damai di hati anak-anak bangsa,” pungkas mereka.

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses