Pria 41 Tahun Asal Magelang Ditemukan Meninggal di Gumuk Pasir Bantul

DI.Yogyakarta184 Dilihat

BANTUL, medianasional.id – Seorang pria berinisial A (41) ditemukan meninggal dunia di kawasan Gumuk Pasir, Padukuhan Grogol IX, Kalurahan Parangtritis, Kapanewon Kretek, Kabupaten Bantul, Sabtu (10/10/2026) pagi. Polisi telah mengidentifikasi korban dan menghubungi pihak keluarga untuk menyampaikan informasi terkait kejadian tersebut.

Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto, mengatakan penemuan jenazah bermula dari laporan seorang pengemudi jip yang melihat korban di kawasan Gumuk Pasir sekitar pukul 05.30 WIB.

“Setelah menerima laporan, petugas segera mendatangi lokasi untuk melakukan pengecekan dan penanganan terhadap korban,” kata Rita.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, petugas menemukan tanda pada bagian leher korban. Namun, polisi tidak menemukan tanda-tanda kekerasan lain pada tubuh korban.

“Dari hasil pemeriksaan awal, ditemukan tanda pada bagian leher korban. Sementara itu, petugas tidak menemukan tanda-tanda kekerasan lain pada tubuh korban,” jelasnya.

Korban diketahui merupakan warga Kecamatan Paguyangan, Kabupaten Brebes. Setelah identitas korban dipastikan, petugas berhasil menjalin komunikasi dengan pihak keluarga.

Menurut Rita, keluarga telah menerima informasi mengenai kejadian tersebut dan menyatakan tidak menuntut terkait penyebab kematian korban.

“Petugas sudah bisa berkomunikasi dengan keluarga korban. Pihak keluarga menyatakan menerima kejadian ini dan tidak menuntut terkait penyebab kematian korban,” ujarnya.

Selanjutnya, petugas berkoordinasi dengan tim SAR untuk menangani jenazah, termasuk melakukan penyucian sebelum dibawa ke rumah duka.

“Setelah proses tersebut selesai, jenazah diantar ke rumah duka di Magelang untuk diserahkan kepada keluarga,” imbuh Rita.

Polres Bantul mengimbau masyarakat agar segera melaporkan kepada petugas apabila menemukan kejadian yang membutuhkan penanganan kepolisian, sehingga dapat segera ditindaklanjuti sesuai prosedur.

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses