YOGYAKARTA , medianasional.id – Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) berkolaborasi dengan Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Dikpora) DIY serta Pusat Asesmen Pendidikan (Pusmendik) BSKP menuntaskan proses validasi dan finalisasi soal Tes Kemampuan Akademik (TKA) dan Asesmen Nasional (AN) jenjang SD dan SMP.
Kegiatan yang berlangsung di Kantor BPMP DIY pada 5–9 Oktober 2026 tersebut difokuskan pada penjaminan mutu instrumen asesmen mata pelajaran Matematika dan Bahasa Indonesia. Proses ini dilakukan untuk memastikan butir soal memenuhi kaidah penyusunan dan standar kualitas asesmen sebelum digunakan dalam pelaksanaan ujian.
Sebanyak 1.200 butir soal menjadi sasaran penelaahan dan penyuntingan dalam kegiatan tersebut. Jumlah itu terdiri atas 600 butir soal untuk jenjang SD dan 600 butir soal untuk jenjang SMP, masing-masing mencakup mata pelajaran Bahasa Indonesia dan Matematika.
Setiap mata pelajaran pada masing-masing jenjang terdiri atas 30 soal dalam dua paket untuk lima kabupaten/kota di DIY. Dengan demikian, setiap kombinasi jenjang dan mata pelajaran menghasilkan 300 butir soal yang ditelaah.
PIC TKA BPMP DIY, Dr. Arwan Rifai, mengatakan kegiatan ini merupakan bagian dari upaya BPMP DIY dalam mengawal implementasi TKA di daerah melalui pendampingan dan penguatan penjaminan mutu instrumen asesmen.
Menurutnya, proses validasi dan finalisasi menjadi tahapan penting untuk memastikan soal yang disusun memiliki kualitas yang memadai, valid, reliabel, serta sesuai dengan kisi-kisi dan kaidah penulisan soal yang telah ditetapkan.
Kegiatan ini juga menjadi bagian dari program inovasi unggulan BPMP DIY bertajuk SAPA MUTU TKA, yang diarahkan untuk memperkuat pendampingan dan penjaminan mutu pelaksanaan TKA di daerah.
Proses penyempurnaan soal tersebut merupakan tindak lanjut dari penyusunan draf oleh Dikpora DIY pada September 2026. Pelaksanaannya melibatkan berbagai unsur, mulai dari penulis soal tingkat kabupaten/kota, fasilitator provinsi yang terdiri atas praktisi dan akademisi perguruan tinggi, hingga fasilitator pusat.
Dalam pembagian tugasnya, penulis soal bertanggung jawab menyusun dan merevisi butir soal TKA jenjang SD dan SMP sesuai kisi-kisi serta kaidah penulisan yang berlaku. Dinas Pendidikan kabupaten/kota berperan menugaskan guru potensial, memantau perkembangan penyusunan soal, dan mengevaluasi hasil pengembangan soal di wilayah masing-masing.
Sementara itu, Dikpora DIY bersama BPMP DIY memfasilitasi proses penjaminan mutu, mengoordinasikan pelaksanaan kegiatan antarkabupaten/kota, serta memastikan seluruh tahapan berjalan sesuai ketentuan.
Selama lima hari pelaksanaan, kegiatan difokuskan pada penelaahan atau review, penyuntingan mendalam terhadap paket soal Matematika dan Bahasa Indonesia, serta penyusunan laporan hasil validasi dan finalisasi.
Kolaborasi lintas lembaga ini diharapkan dapat memperkuat kualitas instrumen asesmen pendidikan di DIY. Selain memastikan kesiapan soal, upaya penjaminan mutu juga menjadi bagian penting dalam mendukung pelaksanaan asesmen yang berkualitas dan mendorong perbaikan pembelajaran secara berkelanjutan.
Melalui pendampingan tersebut, BPMP DIY menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan pemerintah daerah dan pemangku kepentingan pendidikan dalam meningkatkan mutu asesmen serta mendukung peningkatan kualitas pendidikan di Daerah Istimewa Yogyakarta. (Red).






