Tulungagung, Medianasional.id – Menanggapi adanya kejadian interupsi Kepala Sekolah MAN 1 Tulungagung di saat H.Ahmad Baharudin (Wabup Tulungagung) sedang berpidato dan selain itu juga terkait adanya narasi di media sosial pada hari Kamis (22/05) di Crown Viktoria Hotel saat acara Wisuda Madrasah Aliyah Negeri (MAN 1) Tulungagung.
Maka dari kejadian itu pihak panitia acara tersebut memberikan penjelasan bila acara tersebut bukan acara wisuda melainkan acara tasyakuran perpisahan siswa kelas XII (12).
Hendro Susilo selaku panitia meluruskan kalau kegiatan tasyakuran perpisahan kelas XII yang diselenggarakan di Crown Viktoria hotel pada Kamis (22/05) kemarin itu, inisiatif dari siswa dan wali murid XII sendiri dan terkait kehadiran kepala sekolah MAN 1 dan H.Ahmad Baharudin (Wabup Tulungagung) dalam acara tersebut, keduanya sebagai tamu undangan.
“Untuk kegiatan tasyakuran perpisahan siswa kelas XII tersebut inisiatif dari siswa wali murid sendiri dan dalam kegiatan tersebut juga tidak ada paksaan untuk wajib ikut (Ikut boleh tidak ikut juga tidak apa-apa). Untuk jumlah siswa kelas XII di MAN 1 Tulungagung total ada 424 siswa dan yang hadir dalam acara tasyakuran perpisahan sekitar 148 siswa”, katanya, Senin (26/05/2025).
Selanjutnya Hendro juga menyampaikan kehadiran Wabup H. Ahmad Baharudin dalam acara tersebut sebagai tamu undangan alumni MAN 1 Tulungagung.
“Untuk pak H. Ahmad Baharudin itu kita undang, karena sebagai alumni MAN 1 secara pribadi, dimana supaya dalam acara tersebut akan bisa memberikan motivasi dan edukasi kepada siswa-siswi di MAN 1 Tulungagung,” ungkapnya.
Selanjutnya, “Dengan adanya kejadian Bapak H. Ahmad Bahuridin berpidato di sela dengan pertanyaan oleh kepala sekolah MAN 1 Tulungagung Bapak Drs. Bambang Widarsono, M.Pd., di saat acara masih berlangsung, kejadian tersebut sangat mengejutkan kita semua. Saya selaku panitia mohon maaf, karena kejadian itu tidak masuk dalam rundown acara (di luar konsep acara) dan dimana sampai saat ini kondisi bapak kepala sekolah lagi sakit”, jelasnya.
“Maka dengan kejadian itu saya selaku panitia acara kegiatan tasyakuran perpisahan di MAN 1 Tulungagung berharap semoga kejadian tersebut kedepannya tidak akan terulang kembali dan semoga masyarakat juga memahami situasi dan kondisi yang sebenarnya, di mana kejadian tersebut tidak ada unsur kesengajaan. Selain itu kami atas nama panitia penyelenggara kegiatan, mewakili para siswa dan wali murid mengucapkan banyak-banyak terima kasih kepada semua pihak yang sudah hadir dan lembaga sekolahan MAN 1 Tulungagung”, pungkasnya.(Arsoni)






