TANGERANG, medianasional.id – Kondisi infrastruktur gedung Kantor Kecamatan Kresek, Kabupaten Tangerang, kini menjadi sorotan. Sebagai pusat pelayanan publik yang aktif digunakan setiap hari, fasilitas pemerintahan ini justru terkesan kumuh dan minim pemeliharaan di beberapa titik bangunan.
Berdasarkan pantauan lapangan pada Kamis (23/4/2026), terlihat sejumlah kerusakan yang mencolok. Di lantai dua, tembok luar di atas jendela nampak menghitam karena ditumbuhi lumut. Kerusakan serupa juga terlihat pada plafon gedung bagian belakang yang mulai ambrol, serta papan penunjuk parkir yang tergeletak tidak terurus di sudut tempat pembuangan sampah.
Kondisi ini memicu dugaan adanya pembiaran terhadap aset negara. Padahal, pemeliharaan rutin bangunan gedung pemerintah sangat krusial untuk menjaga estetika, keamanan pegawai, hingga kenyamanan masyarakat yang datang memerlukan pelayanan.
Sesuai pedoman teknis, perawatan gedung seharusnya mencakup pemeliharaan arsitektural (atap, dinding, plafon) hingga sistem mekanikal dan elektrikal. Upaya perbaikan berkala ini merupakan standar wajib bagi pemerintah daerah guna mencegah kerusakan dini, mengingat anggaran pemeliharaan gedung biasanya dialokasikan setiap tahun secara bervariasi.
Ironisnya, saat dikonfirmasi mengenai kondisi gedung yang memprihatinkan ini, pihak pimpinan setempat terkesan tertutup. Hingga berita ini diturunkan, Camat Kresek tidak memberikan respon maupun tanggapan terkait minimnya upaya perawatan pada gedung kantornya tersebut.
Terabaikannya fasilitas publik ini dikhawatirkan dapat menurunkan kualitas pelayanan dan kenyamanan warga di wilayah Kecamatan Kresek.






