Masyarakat Tulungagung Merasa Kecewa, Terkait Ajakan Pj Bupati Untuk Kegiatan Ngaji Ngopi di Jong Java

Tulungagung610 Dilihat

Tulungagung, Medianasional.id – Sebelumnya beredar unggahan vidio PJ Bupati Tulungagung Heru Suseno di akun instagram @Jong _Java_Tulungagung yang berdurasi sekitar 26 detik, dimana dalam video itu PJ Bupati Tulungagung Heru Suseno mengajak warga Tulungagung untuk menghadiri acara ngaji ngopi bareng di Kafe Jong Java Kepatihan Tulungagung Jawa Timur.

Dalam Video Pj Bupati mengatakan, “Saya Heru Suseno Penjabat Bupati Tulungagung, mari pemuda Tulungagung yang pingin ngopi dan ngobrol dengan nyantai bisa datang di Jong Java yang bertempat di Kepatihan Tulungagung dengan acara Ngaji Ngopi untuk berdiskusi mencari ngerti, tunggu untuk tanggal dan harinya pemuda. (ayo cah – cah tulungagung sg pingin ngopi Karo ngobrol gayeng teko ning Jong Java ya,nggone Kepatihan Tulungagung ning acara ngaji ngopi,Yo iku berdiskusi mencari ngerti,tunggu tanggal dan harinya ya cah.red)”, katanya dalam video.

Tapi pada kenyataannya dalam pelaksanaan acara ngaji Ngopi yang diselenggarakan di Jong Java Kepatihan Tulungagung yang dihadiri PJ Bupati Heru Suseno dan OPD dilaksanakan secara tertutup dan tidak untuk umum. Dimana masyarakat Tulungagung yang tidak membawa undangan tidak bisa masuk di dalam acara tersebut.

Salah satu warga masyarakat berinisial JN yang datang untuk menghadiri acara tersebut saat dikonfirmasi mengatakan untuk yang bisa hadir dalam acara ngaji ngopi khusus yang membawa undangan saja.

“Saya sangat kecewa mas, karena sebelumnya saya tahu acara ngaji ngopi di Jong Java itu dari unggahan vidio bapak PJ Bupati untuk mengajak masyarakat Tulungagung bisa hadir di acara tersebut, tetapi pada kenyataannya di saat kami datang ke lokasi acara, kata dari salah seorang panitia di pintu masuk, mengatakan acara tersebut tertutup dan undangan yang hadir dibatasi hanya sekitar 50 orang saja”, ungkapnya, Kamis (6/6/2024) malam.

Sama juga yang dialami oleh salah satu wartawan dari media online berinisial (FR) yang mana ingin masuk untuk liputan acara Ngaji ngopi di Jong Java juga tidak diperbolehkan masuk oleh panitia.

“Saya sangat kecewa, saya sudah biasa meliput kegiatan Pak Pj Bupati, kenapa acara ngaji ngopi yang sebelumnya sudah diunggah di vidio dan beredar kalau bapak PJ Bupati mengajak masyarakat Tulungagung bisa hadir dalam acara tersebut, tetapi pada kenyataannya acara tersebut di laksanakan secara tertutup dan wartawan juga tidak diperbolehkan masuk untuk liputan oleh panitia pada saat di pintu masuk”, ujarnya.

“Maaf mas, karena sudah dilakukan reservasi, jadi kuota terbatas yang bisa masuk khusus yang sudah membawa undangan mas”, ucap salah panitia di pintu masuk.

Namun masyarakat kecewa karena informasi yang diunggah pada akun instagram @Jong_Java_Tulungagung kurang lengkap dan tidak menyebutkan bahwa kuota undangan terbatas dan harus reservasi dulu.

Sementara itu diketahui dalam acara ngaji Ngopi di Jong Java Tulungagung yang diunggah di YouTube ngaji ngopi tersebut dilaksanakan pada Kamis 6 Mei 2024, pukul 19.00 WIB dan disampaikan oleh moderator Anwar, acara tersebut dihadiri oleh PJ Bupati Tulungagung Heru Suseno, OPD, dan para Lurah serta Mahasiswa.

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses