Lumpuh Total! Longsor Hebat di Jalur Siregol Putus Akses Desa Sirau–Kramat Purbalingga

Purbalingga17264 Dilihat
PURBALINGGA, medianasional.id – Aksesibilitas masyarakat di wilayah Kecamatan Karangmoncol, khususnya yang menghubungkan Desa Sirau dan Desa Kramat, dilaporkan terputus total. Bencana tanah longsor yang dipicu oleh cuaca ekstrem menutup badan jalan utama pada Selasa (3/2/2026) sore, sekitar pukul 17.00 WIB.
.
Peristiwa ini bermula saat hujan dengan intensitas tinggi mengguyur kawasan perbukitan tersebut sejak pukul 14.00 WIB. Akibat tingginya curah hujan dan kondisi tanah yang labil, tebing di kawasan wilayah Siregol mengalami guguran hebat. Material berupa bongkahan batu besar, tanah, dan ranting pohon seketika menimbun badan jalan, menciptakan barikade alami yang mustahil ditembus kendaraan.
.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Purbalingga, Revon Haprindiyat, menjelaskan bahwa titik koordinat longsor paling parah berada di area Siregol, Desa Sirau. Menurutnya, pembersihan jalur tidak dimungkinkan untuk dilakukan secara langsung pada malam kejadian.
.
“Akses jalan raya penghubung Desa Sirau – Kramat lumpuh total tertimbun bebatuan serta material longsor lainnya. Jalur tersebut tidak bisa dilalui, baik oleh kendaraan roda dua maupun roda empat,” ungkap Revon dalam keterangan resminya.
.
Kendala Evakuasi dan Jalur Alternatif
Pihak BPBD bersama relawan baru bisa menerjunkan tim gabungan pada Rabu (4/2/2026) pagi. Penundaan ini dilakukan demi keselamatan petugas, mengingat kondisi di lapangan yang masih diguyur hujan dan minimnya penerangan di lokasi longsor saat malam hari, yang dikhawatirkan dapat memicu longsor susulan.
.
Meski dipastikan tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, dampak ekonomi dan mobilitas warga sangat terasa. Jalur Siregol selama ini merupakan urat nadi transportasi bagi warga Desa Sirau yang hendak menuju pusat kecamatan maupun sebaliknya.
.
“Kami mencatat ada beberapa titik longsor di sepanjang jalur ini, namun Siregol memang yang paling fatal. Kami mengimbau warga yang memiliki kepentingan mendesak untuk mencari jalur alternatif terlebih dahulu,” tambah Revon.
.
Peringatan Dini Kawasan Rawan
Wilayah Karangmoncol, terutama jalur Sirau–Kramat, memang masuk dalam peta zona merah rawan bencana longsor di Kabupaten Purbalingga. Kontur wilayah yang terdiri dari perbukitan curam membuat ancaman runtuhan tanah selalu mengintai setiap kali curah hujan meningkat.
.
Pemerintah daerah melalui BPBD terus mengingatkan masyarakat agar senantiasa waspada dan segera mengungsi atau mencari perlindungan jika melihat tanda-tanda pergerakan tanah saat hujan lebat berlangsung lebih dari dua jam. Hingga berita ini diturunkan, tim gabungan masih berupaya membersihkan material longsor agar aktivitas warga dapat kembali normal secepat mungkin.

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses