Kukar: Banjir Terjadi di Beberapa Kecamatan, Warga Diminta Waspada dan Utamakan Keselamatan

Kutai Kartanegara, Medianasional.id – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kutai Kartanegara mencatat adanya laporan banjir dari beberapa wilayah dalam beberapa pekan terakhir, terutama di Kecamatan Muara Kaman, Muara Muntai, dan Kota Bangun. Sementara itu, wilayah Muara Wis yang letaknya berdekatan belum melaporkan adanya kejadian serupa secara resmi.

“Kalau mengacu pada laporan resmi yang masuk ke BPBD, sampai saat ini belum ada laporan dari Muara Wis, berbeda dengan Muara Muntai dan sekitarnya. Memang di media sosial ada warga yang memposting banjir, tapi kami tetap mengacu pada laporan resmi,” jelas Abdail, Plt. Sekretaris BPBD Kukar.

Abdail menekankan pentingnya kewaspadaan masyarakat terhadap risiko banjir, khususnya dalam menjaga keselamatan jiwa.

“Yang paling utama adalah memastikan tidak ada korban jiwa. Kami imbau warga untuk segera mengamankan diri dan keluarga saat air mulai naik,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan agar masyarakat melindungi harta benda dari kemungkinan kerusakan akibat banjir, mengingat banjir yang terjadi bersifat pasang surut dan bisa datang sewaktu-waktu.

Lebih lanjut, Abdail menyebutkan bahwa intensitas banjir di tahun 2025 terbilang cukup sering terjadi sejak awal tahun.

“Mulai Januari sudah beberapa kali terjadi banjir. Fenomena alam saat ini sulit diprediksi, kadang surut sebentar lalu naik lagi. Misalnya, banjir di Tabang terjadi sekitar sebulan lalu, kemudian bergeser ke Kembang Janggut. Kami sudah turunkan tim ke lokasi dan berkoordinasi dengan pihak kecamatan hingga situasi dinyatakan aman,” ungkapnya.

Hingga saat ini, BPBD belum menerima laporan kerugian signifikan terkait banjir, baik korban jiwa maupun kerusakan besar. Namun, Abdail tak menampik kemungkinan adanya kerugian kecil yang tidak dilaporkan, seperti barang-barang rumah tangga yang rusak.

BPBD Kukar terus mengimbau masyarakat untuk selalu siaga dan segera melapor jika ada kejadian banjir yang membahayakan. Koordinasi dengan kecamatan dan desa juga akan terus diperkuat demi mengantisipasi risiko yang lebih besar. (f)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses