Komunitas Bersama Viu Short Indonesia Angkat Cerita dan Budaya Lokal Melalui Film

Kendal256 Dilihat

Kendal, medianasional.id Pemerintah sejak tahun 2015 telah mengeluarkan Industri Film dari Daftar Negatif Investment. Jadi artinya investor asing bisa membiayai film di Indonesia dari hulu ( produksi film) hingga hilir ( Distribusi dan Eksibisi Film), hinga turunanya seperti edukasi film dan riset film.

Di Indonesia tercatat ada ratusan kelompok komunitas film yang terdaftar. Namun salah satu persoalan di komunitas film adalah strategi kerja yang menjamin keberlangsungan mereka.

Wilayah kerja komunitas film yang kebanyakan ada di area sosial budaya. Serta ketidaktahuan pentingnya berbadan hukum merupakan satu kendala di komunitas. Maka kesempatan untuk mendapatkan fasilitas akan terhalang oleh statusnya yang belum berbadan hukum.

Dalam hal ini, Koperasi Kabelan Film bersama VIU Short Indonesia, Myra Suraryo sebagai Senior Vice Presiden Marketing Viu, bekerjama sama dengan Pemerintah Kabupaten Kendal bersama para sineas muda Kendal dan komunitas – komunitas film untuk seni dan budaya mengadakan workshop produksi film pendek VIU Short.

Ardian Joeniarko SE MM, Ketua Tim Inisiasi Komisi Film Daerah Kendal, usai acara pemaparan workshop di ruang Merak Kolam Tirto Arum Kendal, Sabtu 12/10/19 mengatakan bersama teman komunitas
mencoba mengangkat budaya kearifan lokal yang mulai menghilang, “maka teman- teman dari Viu Short Indonesia kendal, mencoba mengangkat satu cerita nyaitu Suku Kalang dengan ritusnya “Kalang Obong” yang teryata udah terdaftar di kemendikbud sebagai warisan budaya asli Kendal”,terangnya.

Sementara itu Kabag Dinas pendidikan Wilayah 13 Jateng dalam hal ini diwakili Pak Jumrotul menyampaikan untuk para siswa khususnya murid Smk semoga lebih bersemangat untuk memproduksi film lokal dengan kualitas Internasional.

Untuk informasi sebelumnya ada beberapa cerita yang akan diangkat yakni tentang pohon Kendal, sopir truk pantura dan kalang Obong.
film yang berjudul Kalang Obong yang sudah selesai penggarapannya nantinya akan ditayangkan di 17 negara dan diikutkan dalam sejumlah festival film bertaraf international.(rzm)

Posting Terkait

ADVERTISEMENT
Konten berikut adalah iklan platform MGID, medianasional.id tidak terkait dengan isi konten.

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses