Kodim 1508/Tobelo Kembali Terima Senpi Rakitan Dari Warga

Maluku Utara918 Dilihat
Senjata Api (Senpi) Rakitan Laras Pendek serta 2 Butir Amunisi Caliber (9 mm)

Tobelo, medianasional.id – Kodim 1508/Tobelo kembali menerima penyerahan satu pucuk senjata api rakitan laras pendek serta 2 butir amunisi caliber (9 mm) oleh masyarakat Kec. Tobelo Kab. Halmahera Utara Prov. Maluku Utara, Selasa (23/10/2018).

Berdasarkan informasi yang diterima personel Unit Intel Dim 1508/Tbl Sertu Mustakim Siregar, dari salah satu warga tentang adanya senjata api ilegal setelah melaksanakan silaturrahmi di rumah salah satu Tokoh Masyarakat guna memperoleh informasi tentang kepemilikan senjata api rakitan milik masyarakat di Kecamatan Tobelo.

Dengan adanya infromasi tersebut, personel Unit Intel Dim 1508/Tbl melaksanakan pendalaman untuk memastikan keberadaan senjata selanjutnya dilaksanakan pendekatan persuasif sehingga masyarakat tersebut mau menyerahkan dan disepakati akan dilaksanakan penyerahan

Dari Rilis Yang di Terima medianasional.id Keesokan harinya, dimana pemilik Senpi Ybs sendiri mengantarkan senjata api rakitan dan amunisinya tersebut ke kantor Unit Intel Dim 1508/Tbl.

Setelah di kantor Unit Intel, secara langsung dilakukan proses penyerahan satu pucuk senjata api rakitan serta 2 butir amunisi caliber (9 mm) kepada Sertu Mustakim Siregar yang disaksikan Komandan Unit Intel Dim 1508/Tbl Letda Inf Bahrum Muhammadun.

Sementara, Komandan Kodim 1508/Tobelo Letkol Kav Tri Sugiarto saat di konfirmasi oleh awak media mengatakan, ini merupakan contoh yang baik, dan kami memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh masyarakat Maluku Utara, khususnya masyarakat tobelo yang telah menyerahkan senpi rakitan secara ikhlas atau sukarela kepada TNI.

Dandim menghimbau kepada seluruh masyarakat di wilayah Halut dan Morotai yang masih memegang senjata api peninggalan konflik horizontal agar dapat menyerahkan kepada aparat keamanan, ujarnya (WYU-1508/Tobelo).

 

Reporter : Safrin

Editor     : Dian

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses