Labuan Bajo, Medianasional.id – Kevikepan Labuan Bajo mengimbau keluarga peserta Komuni Pertama di wilayah Kevikepan Labuan Bajo agar mempertimbangkan secara bijaksana pelaksanaan pesta Komuni Pertama di tengah situasi masyarakat yang masih terdampak bencana gempa bumi di daratan Flores.
Imbauan tersebut tertuang dalam surat Nomor: 02/Kev-LBJ/IX/2026 tertanggal 22 September 2026, dengan perihal Himbauan Pastoral Pesta Komuni Pertama. Surat ditujukan kepada orang tua siswa peserta Komuni Pertama se-Kevikepan Labuan Bajo.
Dalam surat tersebut, Kevikepan Labuan Bajo menyampaikan bahwa imbauan itu menanggapi seruan Keuskupan Labuan Bajo dan Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat terkait kondisi masyarakat yang terdampak bencana gempa bumi.
Kevikepan menyebutkan, puluhan ribu masyarakat di daratan Flores masih menghadapi dampak bencana. Sebagian kehilangan gereja, sekolah, rumah, anggota keluarga, bahkan mengalami luka-luka.
Kondisi tersebut, menurut surat itu, menimbulkan trauma berkepanjangan dan membutuhkan proses pemulihan yang tidak singkat.
Di sisi lain, bantuan dari berbagai pihak, baik dari dalam negeri maupun luar negeri, masih terus mengalir untuk membantu masyarakat terdampak. Bantuan tersebut antara lain berupa dukungan finansial, sembako, tenaga kesehatan, obat-obatan serta relawan.
Surat tersebut juga mengingatkan bahwa gempa susulan masih berlangsung, sehingga masyarakat diminta tetap waspada terhadap perkembangan situasi.
Imbauan Perayaan Komuni Pertama
Berdasarkan kondisi tersebut, Kevikepan Labuan Bajo mengimbau seluruh umat, khususnya keluarga peserta Komuni Pertama, untuk mempertimbangkan secara bijaksana pelaksanaan pesta Komuni Pertama yang selama ini biasanya dirayakan secara meriah.
Keluarga peserta Komuni Pertama diharapkan dapat menyesuaikan bentuk ucapan syukur atas penerimaan Komuni Pertama dengan situasi yang sedang dihadapi masyarakat, dengan tetap mengedepankan kebijaksanaan dan rasa solidaritas terhadap para korban bencana.
Imbauan ini pada intinya mengajak keluarga untuk tetap menjalankan ungkapan syukur atas Komuni Pertama, namun mempertimbangkan kondisi masyarakat yang masih berada dalam masa tanggap dan pemulihan pascabencana.
Surat tersebut ditandatangani oleh pihak Kevikepan Labuan Bajo dan ditembuskan kepada Yang Mulia Uskup Labuan Bajo, Romo Vikjen Keuskupan Labuan Bajo, para pastor paroki se-Kevikepan Labuan Bajo serta Kapolres Manggarai Barat.






