Kemendagri Dorong Pemkab Raja Ampat Tingkatkan PAD

Papua Barat Daya379 Dilihat

Raja Ampat, medianasional.id – Kementerian dalam negeri (Kemendagri) mendorong Pemerintah kabupaten (Pemkab) Raja Ampat untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui sektor unggulannya, yaitu pariwisata dan perikanan.

Hal itu disampaikan Fajar Zulkornelis Kasubdit Perencanaan Anggaran Daerah pada Kemendagri kepada media ini, ditengah dirinya (Fajar Zulkornelis) dipercaya menjadi narasumber Sosialisasi Rancangan Peraturan Bupati Raja Ampat tentang Sistem dan Prosedur Pengelolaan Keuangan Daerah dan Peraturan Bupati Raja Ampat tentang Pedoman Pelaksanaan Penyusunan APBD yang diikuti seluruh pimpinan OPD, dan sejumlah ASN lainnya lingkup Raja Ampat, di Aula Wayag Kantor Sekretariat daerah (Setda) Raja Ampat, di Waisai Ibukota Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat Daya, Selasa (25/3/2025) pagi. 

Dikatakannya, kebergantungan Pemerintah daerah (Pemda) hanya pada transfer dari Pemerintah pusat harusnya mulai dikurangi. Solusinya, Pemda termasuk Pemkab Raja Ampat yang memiliki potensi untuk meningkatkan PAD dari sektor unggulannya, yaitu pariwisata dan perikanan harus terus ditingkatkan.

“Untuk meningkatkan PAD Raja Ampat dapat melihat potensi, menggali potensi yang ada dan dapat memungut retribusi sesuai dengan potensi. Jangan terima yang sudah ada saat ini,cepat puas dan akhirnya begitu Pemerintah pusat mengurangi penyaluran dana transfernya tentunya itu dapat berpengaruh,” ujar Fajar kemarin. 

Menurutnya, jika Raja Ampat kuat di PAD maka dapat disimpulkan tak akan berpengaruh dalam proses pembangunan jika dana transfer dari Pemerintah pusat berkurang. 

“Contoh seperti Kabupaten Badung yang ada di Bali sana, seperti provinsi di Jakarta itu tidak berpengaruh jika dana transfer dari Pemerintah pusat berkurang karena PAD nya kuat,” ungkap Fajar. 

Ia berharap, Pemkab Raja Ampat secara berangsur dapat meningkatkan PAD melalui potensi Sumber Daya Alam (SDA) yang dimilikinya. 

“Jika ada produk hukum, perbup atau aturan-aturan yang kurang, kami siap membantu untuk mengawalnya,” tandas Fajar. 

Informasi yang berhasil dihimpun media ini, untuk target PAD Pemkab Raja Ampat yang tertuang dalam APBD Tahun Anggaran 2025 sebesar Rp 25 miliar. 

Tim Liputan medianasional.id

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses