Kantor Walikota Jaksel Hari Ini Tergenang Air

Jakarta318 Dilihat


Jakarta, Medianasional.id – Kantor Walikota Jakarta sore ini tergenang air dan terlihat sudah banjir di basmen satu pintu keluar, disebutkan karena ada saluran mampet di lantai atas, Selasa (24/11/2020).

Memang bukan rahasia lagi jika kelayakan gedung perkantoran ini sudah tidak laik fungsi. Pasalnya, kelengkapan alat keselamatan gedung banyak yang hilang dan tidak berfungsi dengan baik.

Seperti, Apar (Alat Pemadam Api Ringan), selang hydrant sebahagian raib entah kemana.

Kondisi mengenaskan itu diduga tidak pernah jadi perhatian Walikota Jakarta Selatan, Marullah Matali pun Wakilnya Isnawa Adjie yang ditenggarai lebih tertarik pada jabatan yang lebih tinggi.

Meski situasi tersebut bisa membahayakan diri mereka sendiri dan semua orang yang berada disana jika terjadi musibah kebakaran.

Selaian banjir dan banyak alat kelengkapan keamanan gedung hilang serta tidak berfungsi, terlihat juga pengelolaan limbah yang amburadul.

Jika kita memasuki gedung A basmen satu, akan tercium bau busuk menyengat karena instalasi limbah tidak tepat dan banyak kebocoran pada jaringan pipa instalasi.

Menurut narasumber BS yang enggan namanya disebut mengatakan kondisi tersebut sudah katagori bahaya.

“Sebetulnya kondisi itu sudah berbahaya apalagi jika ada musibah kebakaran. Selain Apar sudah tidak berfungsi, banyak selang hydrant hilang, springkle juga tidak berfungsi,” ungkap BS.

Sementara seorang PNS disana pernah menyebutkan, jika kondisi gedung sudah seharusnya diperbaiki berdasarkan Rekomtek (Rekomendasi Teknis) dari Sudin Cipta Karya Tata Ruang dan Pertanahan (CKTRP).

Adapun Kasudin CKTRP Jakarta Selatan, Syukria yang membidangi kelaikan fungsi gedung, tidak bersedia memberikan tanggapan ketika dikonfirmasi.

Walikota Jakarta Selatan, Marullah Matali terkesan tidak ambil pusing, demikian pula dengan wakilnya, Isnawa Adji tidak memberikan tanggapan guna akurasi dan pemberitaan yang berimbang.

Sebagai pejabat yang amanah sudah sepatutnya Marullah Matali dan Isnawa memberikan contoh yang baik dalam pengelolaan sarang yang aman dan nyaman, sebagai contoh bagi warga Jakarta Selatan.

Jika lingkungan sendiri tidak bisa kita dibereskan, bagaimana mau membenahi persoalan yang menjamur di kota paling selatan Jakarta ini?

Penulis: Rap Turnips

 

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses