
Bogor, medianasional.id – Dewan Pengurus Komisariat (DPK) Hukum, Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Universitas Pakuan melaksanakan Pekan Penerima Anggota Baru (PPAB) yang bertemakan “Konstitusi UUD 1945 & Pancasila sebagai dasar perjuangan Marhaenisme”, yang dilaksanakan di INDONESIAN CENTER FOR BIODIVERSITY AND BIOTECHNOLOGY ICBB-Complex. Jl. Cilubang Nagrak No. 62 Kelurahan Situgede, Bogor 16115, Sabtu (21-22/11/2020)
Dewasa ini, bangsa Indonesia telah menunjukkan berbagai upayanya dalam menghadapi gempuran era modernisasi, yang juga berpengaruh terhadap perkembangan kehidupan bangsa Indonesia dalam berbagai sektor. Sehingga, dapat dikatakan bahwa saat ini bangsa Indonesia adalah bangsa yang maju, bangsa yang siap menerima tantangan era modernisasi.
Namun disisi lain, permasalahan sosial juga tidak dapat dilepaskan dalam roda perkembangan bangsa ini. Permasalahan seperti peningkatan masalah kemiskinan, perampasan HAM, serta kian meningkatnya tindak kekerasan terhadap hak-hak rakyat (represifitas) yang banyak terjadi diberbagai daerah saat ini.
Hal tersebut telah menunjukkan, bahwa bangsa ini sedang mengalami krisis kemanusiaan yang berimbas pada hilangnya identitas bangsa. Bahwa manusia sedang mengalami apa yang disebut alienasi diri. Akibatnya, hakikat dan nilai kemanusiaan semakin kabur, krisis moralitas, dan kedangkalan dalam memaknai kehidupan pada bangsa ini akan hilang. Gagal dalam eksistensi karena tidak mampu menjadi history, sehingga akan menjadi kabur dalam sejarah tersebut karena tidak mempunyai keterlibatan itu sendiri dalam sejarah sehingga menjadi ahistoris.
DPK GmnI Hukum Unpak mengajak seluruh kaum muda untuk bersatu padu membangun kekuatan bangsa, menjadi bangsa yang utuh dan berdaulat agar mampu menciptakan sejarah dalam setiap aspek perjuangan rakyat Indonesia. Turut andil dalam perubahan dan kemajuan bangsa Indonesia saat ini. Dengan itu, kita bisa menggoreskan tinta dalam catatan sejarah bangsa Indonesia menuju perubahan kearah yang lebih baik.
Guna menjalankan hal tersebut, bahwa DPK GmnI Hukum Unpak akan terus mengupayakan dalam memasifkan pengkaderan, sebab pengkaderan adalah suatu kekuatan rakyat didalam wadah (organisasi) untuk menata serta menempa mental dalam menghadapi perubahan bangsa disetiap aspek perjuangkan rakyat dan menyingkirkan problematika pada bangsa ini.
Harapan besar para pengurus DPK GmnI Hukum Unpak dalam pengkaderan ini adalah agar para mahasiswa sadar akan polemik yang terjadi saat ini. Selain itu, harapan lain adalah peka dan kritis dalam melihat situasi dan kondisi yang saat ini menimpa bangsa Indonesia. Pemikiran tersebut akan memicu kebangkitan kaum muda untuk berdiri di atas kaki sendiri, menjadi bangsa yang kuat dan bangkit dari keterpurukan.
Pungkas – Wakabid Kaderisasi DPK Hukum Unpak – Zayyanul Iman Al-Fadhilla.
Melihat 10 tahun kedepan Indonesia akan masuk dalam kondisi bonus demografi, dimana intelektual serta integritas kalangan milenial harus terus digali, serta potensi besar yang ada dalam kalangan muda harus terus di kembangkan, basis massa milenial harus menjadi ujung tombak perubahan Bangsa. Pungkas – Komisaris DPK GMNI Hukum Unpak – Aditya Pratama.
“Saya pun berharap, setiap Kader GMNI dapat menjunjung tinggi rasa kemanusiaan sebagai dasar dalam kehidupan ber-Bangsa dan ber-Negara dan bermasyarakat, serta mengedepankan etika maupun moralitas sehingga memunculkan keindahan (estetika) dalam berkehidupan di dalam asas Sosio-Nasionalisme | Sosio-Demokrasi | sosio-religi (MARHAENISME) sesuai amanah Pancasila dan UUD 1945″.
Reporter : Nimbrod Rungga
Editor : Drajat






