Jumlah Penduduk Jadi Masalah Pokok di Brebes

Jawa, Jawa Tengah309 Dilihat

Brebes,redaksimedinas.com – Pendidikan merupakan faktor penting dalam Indeks Pembangunan Manusia (IPM). Selain pendidikan, IPM juga dipengaruhi oleh faktor kesehatan dan ekonomi. Kepala Baperlitbangda Kabupaten Brebes DR Drs Angkatno mengatakan, IPM di Kabupaten Brebes masih berada diurutan belakang.

 

“Masalah pokoknya adalah jumlah penduduk”, katanya saat Rapat Koordinasi (Rakor) Gerakan Kembali Bersekolah (GKB) di aula Kecamatan Sirampog, Jum’at (6/10/2017) siang.

 

Ia menambahkan, jumlah penduduk Kabupaten Brebes saat ini telah mencapai 1,8 juta jiwa. Jumlah tersebut menjadi yang terbanyak di Jawa Tengah. Jumlah penduduk, kata Angkatno merupakan masalah pokok yang dihadapi Kabupaten yang berbatasan langsung dengan Provinsi Jawa Barat tersebut. “Upaya apapun yang kita lakukan tidak akan ada artinya jika jumlah penduduk semakin meningkat”, kata Angkatno.

 

Sementara, Bupati Brebes Hj Idza Priyanti mengatakan, GKB merupakan upaya pemerintah Kabupaten Brebes dalam meningkatkan IPM. Untuk itu, semua pihak diharapkan bisa mendukung program tersebut.

 

Camat Sirampog, Munaedi SH menuturkan, di wilayah kerjanya terdapat 218 anak usia sekolah yang tidak bersekolah. Tidak bersekolahnya anak-anak tersebut karena berbagai alasan seperti menikah diusia dini.

 

Hal yang sama juga terjadi di Kecamatan Tonjong. Di kecamatan yang berbatasan dengan Kabupaten Tegal tersebut anak usia sekolah yang tidak bersekolah terdapat 194 anak.

 

“Untuk anak jenjang SD dan SMP insya Alloh nol”, kata Ketua Paguyuban Kepala Desa Kecamatan Tonjong Maksudi. Katanya, anak tidak bersekolah terjadi pada usia jenjang pendidikan SLTA. Mereka tidak berada di bangku sekolah karena berbagai alasan seperti merantau, semangat belajar yang kurang, dan alasan lainya. (Abu/Hms Brebes)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses