BANTUL, medianasional.id — Polres Bantul menyiapkan pengamanan intensif untuk mengawal tahapan kampanye Pemilihan Lurah (Pilur) Serentak Kabupaten Bantul 2026 yang akan berlangsung pada 28–30 September 2026. Pengamanan dilakukan untuk memastikan seluruh rangkaian kampanye berjalan aman, tertib, dan kondusif.
Mengusung semangat “Beda Pilihan, Tetap Seduluran”, kepolisian mengajak seluruh masyarakat Bantul tetap menjaga persaudaraan di tengah perbedaan pilihan dalam pesta demokrasi tingkat kalurahan tersebut.
Kapolres Bantul AKBP Bayu Puji Hariyanto, S.H., S.I.K., M.H., mengatakan keamanan Pilur bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat, tetapi membutuhkan partisipasi seluruh masyarakat.
“Kami mengajak seluruh warga Bantul untuk tetap menjaga persaudaraan meskipun berbeda pilihan. Mari bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban selama masa kampanye agar Pilur Serentak 2026 berjalan damai dan sukses,” ujar AKBP Bayu.
Untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan, Polres Bantul melakukan pemetaan terhadap titik-titik yang dinilai memiliki potensi kerawanan. Personel juga disiapkan untuk melakukan pengawalan kegiatan kampanye, patroli rutin, serta pengamanan di sejumlah lokasi strategis.
Selain pengamanan di lapangan, koordinasi juga diperkuat dengan pemerintah kalurahan, tokoh masyarakat, serta penyelenggara Pilur. Langkah tersebut dilakukan untuk membangun komunikasi dan deteksi dini terhadap berbagai potensi persoalan selama tahapan kampanye.
Polres Bantul mengimbau masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh perbedaan pilihan. Warga diminta menjaga ketertiban di lingkungan masing-masing, menghindari tindakan yang dapat memicu konflik maupun perpecahan, serta menyampaikan aspirasi secara damai dan sesuai aturan.
Masyarakat juga diminta segera melaporkan kepada aparat kepolisian apabila menemukan potensi gangguan kamtibmas di wilayahnya.
Beda pilihan bukan alasan untuk memutus persaudaraan. Dengan menjaga komunikasi, toleransi, dan gotong royong, Polres Bantul berharap tahapan kampanye Pilur Serentak 2026 dapat berlangsung aman, tertib, dan damai hingga seluruh rangkaian pemilihan selesai.(red).






