Icon Patung Kuda Kampung Gamelan Kalurahan Panembahan, Diresmikan Ketua RK 

DI.Yogyakarta1457 Dilihat

Yogyakarta, medianasional.id – Kampung Gamelan di Kelurahan Panembahan, Yogyakarta, adalah pemukiman bersejarah para abdi dalem (pegawai keraton) yang bertugas merawat kuda sultan.

Kampung ini merupakan tempat tinggal para Abdi Dalem Gamel, kelompok yang bertanggung jawab atas pemeliharaan kuda-kuda milik Sri Sultan.mulai dari Hamengku Buwono I sampai sekarang

Berarak sekitar 600 meter dari Keraton Yogyakarta, kampung ini sangat kental dengan tradisi dan budaya Jawa,selain itu Kampung Gamelan juga tercatat sebagai saksi sejarah perjuangan Serangan Umum 1 Maret 1949, di mana warga bergerilya melawan Belanda.

ungkap Jumarto S.H., Ketua RT 20.saat acara Halal bihalal dan peresmian Icon patung kuda/ jaran (bahasa jawa). Minggu, 5/4/2026.

Pada masa Serangan Umum 1 Maret 1949, Kampung Gamelan menjadi salah satu basis perjuangan. Warga menyamar dengan mendirikan rumah makan “Sate Puas” untuk mengelabui Belanda, yang kini rumah tersebut menjadi Graha Keris.

Terdapat Monumen Perjuangan Gamel di pintu masuk kampung yang diresmikan oleh Sultan Hamengkubuwono X pada 9 Oktober 1991, menggambarkan abdi dalem dan kudanya, serta relief perjuangan.tambahnya.

“Halal bihalal dan Peresmian Icon Patung Jaran (jawa), sebagai simbul Kampung Gamelan Lor, wilayah RT 19 dan RT 20,RW 06, Panembahan, Kraton, Yogyakarta yang dulu pemukiman abdi dalem perawat jaran ngerso dalam srisultan, raja Ngayogjokarto Hadiningrat, di buat monumen patung jaran, untuk mengingatkan generasi yg sekarang mulai pudar terhadap budaya lokal, adab, etika unggah – ungguh terhadap orang yang lebih tua,” imbuhnya.

Icon Patung kuda ini

Diresmikan oleh Endang Mulatsih sebagai Ketua RK Gamelan, dan ketua PSR Bambang Suhadi,SE., RT 19 Sugeng Sarwono, Amd.RT 20 Jumarto, SH.

Jumarto juga berharap dengan diresmikannya patung Kuda/jaran ini bisa semakin menambah, kepedulian warga dengan sejarah,dan kerukunan antar warga Ngyogjakarto Hadiningrat, yang Adiluhung, tutupnya. (Widayat).

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses