Groundsill Srandakan Dikebut, Progres Tembus 90 Persen Lebih Jelang Musim Penghujan

DI.Yogyakarta1070 Dilihat

BANTUL, medianasional.id — Pembangunan Groundsill Srandakan di Sungai Progo yang menghubungkan wilayah Kabupaten Bantul dan Kulon Progo terus dikebut. Pekerjaan tersebut ditargetkan dapat memasuki musim penghujan dalam kondisi aman.

Hingga Senin (7/9/2026), progres pembangunan Groundsill Srandakan telah mencapai lebih dari 90 persen. Bangunan utama Groundsill saat ini sudah tersambung dari sisi timur hingga sisi barat.

Meski demikian, masih terdapat pekerjaan penyelesaian pada bagian sisi barat, yakni penambahan dan penyempurnaan bagian bangunan yang belum seluruhnya terpasang. Pekerjaan tersebut menjadi salah satu bagian yang saat ini terus dikebut oleh pelaksana.

Setelah bagian tersebut rampung, pekerjaan akan dilanjutkan dengan sejumlah pekerjaan akhir, termasuk perapian dan penyempurnaan bagian-bagian Groundsill agar seluruh konstruksi siap menghadapi peningkatan debit Sungai Progo saat musim penghujan.

Pelaksana pekerjaan, Roji, mengatakan pihaknya terus memacu pekerjaan agar kondisi Groundsill sudah aman sebelum memasuki musim penghujan.

“Progresnya sudah lebih dari 90 persen. Saat ini tinggal menyelesaikan penambahan pada bagian sisi barat, kemudian dilanjutkan perapian dan pekerjaan akhir lainnya. Kami kebut supaya saat musim penghujan kondisi Groundsill sudah aman,” ujar Suraji

Menurutnya tersambungnya bangunan Groundsill juga mulai memberikan dampak positif terhadap kondisi air tanah di lingkungan sekitar.

Air sumur milik masyarakat di sekitar kawasan Groundsill disebut mulai kembali stabil. Kondisi tersebut terlihat dari berkurangnya persoalan kekeringan yang sebelumnya dirasakan masyarakat sekitar.

“Setelah Groundsill tersambung, air sumur di sekitar mulai stabil dan tidak mengalami kekeringan lagi,” jelasnya.

Groundsill Srandakan memiliki posisi penting dalam pengelolaan Sungai Progo sekaligus mendukung perlindungan kawasan dan infrastruktur di sekitarnya. Dengan progres pembangunan yang telah mencapai lebih dari 90 persen, penyelesaian pekerjaan diharapkan dapat dilakukan tepat waktu sehingga bangunan siap menghadapi musim penghujan.

Masyarakat berharap proyek tersebut dapat segera dituntaskan dengan kualitas konstruksi yang baik, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan oleh masyarakat di wilayah Bantul maupun Kulon Progo.(red).

 

 

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses