Gelar Festival dan Kerja Keras Bangun Pariwisata, Pemprov Apresiasi Pemkab Raja Ampat

Papua Barat Daya627 Dilihat

Raja Ampat, medianasional.id – Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya (Pemprov PBD) memberikan apresiasi atas terselenggranya Festival Pesona Bahari Raja Ampat 2024 dan juga beri aperesiasi atas kerja keras dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Raja Ampat atas kerja kerasnya dalam membangun sektor Pariwisata.

“Bergerak untuk membangun sektor Pariwisata tidaklah mudah tentunya berbagai tantangan harus dihadapi. Kita dulu sudah bagus, dunia dilanda covid 2019 lalu. Akhirnya sekarang kita bangkit lagi. Pelan-pelan kita akan bangkit lagi,” kata Kepala Dinas Pemuda Olahraga Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi Papua Barat Daya Yusdi Nurdin Lamatenggo saat menyampaikan keterangan pers pada sejumlah awak media, kemarin di depan pantai WTC, Raja Ampat, Papua Barat Daya, kemarin Rabu (16/10/2024) siang.

Menurutnya, Festival Pesona Bahari Raja Ampat masuk dalam kalender event nasional. Kata Yusdi dari 100 event di seluruh Indonesia di Papua Barat Daya hanya 1 (satu) di Raja Ampat. “Memang kita sudah mulai dari lama sekitar 14 tahun. Mulai dari tahuk 2010 lalu dan puncaknya pada tahun 2019 lalu. Kita dapat penghargaan Festival terbaik, untuk kategori alam di Indonesia. Masih ada sertifikat di kantor dan tertempel di dinding,” terang Yusdi.

Lanjutnya, memang tidak mudah untuk mendesain dan mengatur serta membuat Festival yang harus dihadiri semua orang. Pasalnya Festival yang ideal harus menampilkan kreativitas,menampilkan keindahan alam dan budaya serta tradisi. Tetapi juga harus banyak melakukan pendekatan dengan stakholder dan berbagai pihak.

“Makanya dulu, pelaksanaan Festival tidak boleh berubah tanggal. Karena masuk kalender nasional. Jadi tanggal pelaksanaan harus tetap, supaya turis, wisatawan tahu. Kalau bulan Oktober ada di Raja Ampat, November mungkin di Manado dan Desember mungkin ada di Makassar,” ungkap Yusdi.

Ia berujar, dalam pelaksanaan Festival kali ini, mungkin ada beberapa kendala dan kondisi alam, faktor hujan. Kemudian keterbatasan informasi sehingga belum banyak orang yang mengikuti pembukaan. Tapi pihaknya berharap mudah-mudahan besok (hari ini,red) sampai dengan penutupan nantinya banyak aktivitas yang membuat pengunjung lebih banyak datang. Dikarenakan salah satu kriteria adalah kreativitas panitia membuat paket Festival yang menarik, sehingga ada kegiatan yang bombastis.

Mewakili Pj Gubernur, Muhammad Mus’ad, Kepala Dinas Pemuda Olahraga Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi Papua Barat Daya, Yusdi Nurdin Lamatenggo menegaskan, untuk pelaksanaan sebuah Festival tidak boleh bekerja sendiri, perlu adanya sinergitas semua pihak. “Ini butuh kolaborasi, makanya kita berharap makin ramai ya. Saya juga lihat sendiri, kurang orang. Mungkin karena hujan mengguyur pembukaan Festival . Tapi mulai besok dari pagi sampai malam orang datang lebih banyak kunjungi Festival di sini,” pungkasnya.

Tim Liputan medianasional.id

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses