Forkompinca Paguyangan Gelar Rakor Penanganan Jalan Rawan Longsor

Brebes, Jawa Tengah1674 Dilihat

Brebes, medianasional.id – Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkompinca) Kecamatan Paguyangan bersama jajaran UPTD Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Wilayah Bumiayu, Kabupaten Brebes, menggelar rapat koordinasi (Rakor) di Aula Kecamatan Paguyangan, Senin (27/4/2026).

Rapat tersebut difokuskan pada penanganan ruas jalan Paguyangan–Kaligua, khususnya terkait pemeliharaan jalan yang kerap terdampak bencana longsor.

Dalam pembahasan, sejumlah titik rawan longsor menjadi perhatian utama, terutama di kawasan Kaligua yang meliputi Desa Pandansari, Desa Cipetung, Desa Cilibur, hingga Desa Ragatunjung. Ruas jalan ini diketahui sering mengalami kerusakan akibat pergerakan tanah dan longsoran, terutama saat musim hujan.

Camat Paguyangan, Koko Kusnanto, yang memimpin rapat menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan memperkuat pengawasan serta meningkatkan respons cepat terhadap potensi bencana.

“Rapat koordinasi ini sangat kita butuhkan sebagai upaya pengawasan sekaligus tindak lanjut dalam penanganan setiap bencana di Kecamatan Paguyangan,” ujarnya kepada awak media.

Dalam pertemuan tersebut, Forkompinca mengundang berbagai pihak terkait, mulai dari Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Brebes yang diwakili Kepala UPTD DPU Bumiayu, hingga para kepala desa terdampak seperti Pandansari, Cipetung, Kretek, dan Taraban.

Koko menegaskan pentingnya sinergi lintas sektor dalam penanganan bencana. Menurutnya, upaya tersebut tidak bisa hanya dilakukan oleh Forkompinca, melainkan membutuhkan keterlibatan aktif seluruh pemangku kepentingan.

“Kami berharap Pemerintah Kabupaten Brebes, khususnya Dinas PU dan BPBD, dapat terus bersinergi. Insya Allah dengan kerja sama ini, kita selalu hadir di tengah masyarakat, terutama yang terdampak bencana. Namun bukan hanya bencana yang kita prioritaskan, pelayanan kebutuhan dasar masyarakat juga tetap kita jalankan,” jelasnya.

Ia menambahkan, penanganan akan dilakukan dalam dua tahap. Untuk jangka pendek, akan dilaksanakan pembersihan material longsoran di wilayah Sijampang melalui kerja bakti yang melibatkan Forkompinca, PT Etira, PTPN Kaligua, UPTD PU, masyarakat, serta relawan.

Sementara untuk jangka panjang, langkah yang disiapkan meliputi identifikasi dan pendataan titik rawan longsor, pembersihan semak belukar, normalisasi talud, serta penebangan pohon di tepi jalan yang berpotensi mengganggu struktur dan keselamatan pengguna jalan.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Brebes, Dani Asmoro, melalui pesan WhatsApp menyampaikan apresiasi atas inisiatif rakor tersebut.

“Kami menyambut baik dan berterima kasih atas perhatian Forkompinca Paguyangan terhadap kondisi jalan kabupaten yang terdampak bencana longsor. Dalam rakor tersebut disampaikan perlunya sinergitas antar stakeholder dalam pengawasan dan penanganan jalan, sehingga penanganannya bisa berjalan cepat dan tepat. Adapun hasil keputusan rakor akan kami laksanakan dengan sebaik-baiknya sesuai dengan tupoksi kami,” ujarnya.

Adapun pihak yang turut hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Danramil Paguyangan, Kapolsek Paguyangan, perwakilan Perhutani, para kepala desa (Taraban, Kretek, Ragatunjung, Wanatirta, Cipetung, Pandansari), perwakilan PT Etira dan PTPN Kaligua, Relawan Peduli Jalan Kretek Kaligua, Kepala UPTD PU, serta Kasi Trantib Kecamatan Paguyangan. (Andi)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses