Edi Kurnia dan Yudi Saling Tuding Masalah Pengelolaan Kegiatan PPDB di Disdik Jabar

Bandung687 Dilihat

Bandung, Medianasional.id – Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Disdik Jawa Barat Edi Kurnia dinilai kurang paham mengenai informasi yang disampaikan tim forum media, mengingat dirinya mengetahui kalau proyek yang dikelolanya setelah ada tanda tangan kontrak namun secara rinci dia tidak mengetahui proyek mana saja yang dikelola. Hal itu dikatakan Edi saat dimintai klarifikasi di kantor Dinas Pendidikan Jabar. Kamis (18/7/2024).

Edi membantah bahwa dirinya PPK publikasi PPDB, “yang saya PPK nya yaitu anggaran jasa layanan penyediaan infrastruktur jaringan PPDB Online Rp 800 juta. Belanja layanan peta digital/geolokasi pendukung PPDB Rp 250 juta dan layanan Chat Bot PPDB Rp 80 juta,” katanya.

Lanjut Edi, “kalau swakelola tidak perlu ada PPKnya, terkait masalah anggaran Publikasi sampai sekarang saya belum pernah mengeluarkan uang kegiatan itu. Namun kalau kontraktual itu pasti saya, selama ini saya belum pernah. Dan kalau saya yang melaksanakannya pasti akan saya bilang,” lanjutnya.

Selama ini saya tidak pegang DPA semua pekerjaan, paling kalau ada pekerjaan pengadaan mereka baru bilang ke saya. Dan saya akan kaji dokumennya,” imbuhnya.

Sampai sekarang kata Edi, dirinya tidak tahu dan belum merealisasikan anggaran Pembangunan Pusat Komunkasi Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat sebesar Rp 4.000.000.000,-.

Sementara Yudi Subarkah kepada medianasional.id ketika dikonfirmasi di kantornya Jl.Dr.Radjiman Bandung, Kamis (18/7) membantah kalau dirinya PPK.

“Bukan saya PPK untuk publikasi media. Dirinya hanya membantu dan PSMA hanya juru bayar kepada media. Sedangkan media mana saja yang dipakai itu usulan dari Balai Tikomdik,” jelasnya.

Lanjut Yudi, “sampai sekarang belum ada laporan resmi media mana saja yang dipakai. Baru sebatas lisan disampaikan oleh Balai Tikomdik kepada bidang PSMA,” ujarnya.

“Spesifikasi media yang dipakai itu dari Tikomdik, PSMA hanya tukang bayar. Ada rinciannya, tapi saya tidak tahu persisnya dan untuk Paket Pembangunan Pusat Komunkasi Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat sebesar Rp.4.000.000.000,- saya juga tidak tahu. Yang mengurusi media publikasi PPDB masih di bawah pak Firman Oktora. Nanti sama pak Andri laporan dari Tikomdik akan diberikan,” ungkapnya.

Terkait adanya target 10% dari Kabid PSMA Awan Suparwana setiap item kegiatan di Bidang PSMA Yudi mejawab tidak tahu.

Setali tiga uang, saat akan dikonfirmasi, Dewi Humas Balai Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan (Tikomdik) tidak bersedia diwawancarai karena alasan sedang zoom metting. Dewi menitipkan pesan melalui petugas security Tikomdik, bahwa pengelolaan anggaran bukan di lembaganya.

Sebagaimana data yang himpun Medianasional.id, anggaran yang dikelola PSMA antara lain :
– Jasa layanan penyediaan infrastruktur jaringan PPDB Online Rp 800 juta
– Belanja layanan peta digital/geolokasi pendukung PPDB Rp 250 juta
– Layanan Chat Bot PPDB Rp 80 juta
– Anggaran publikasi sebesar Rp 402 juta
– Paket Pembangunan Pusat Komunkasi Rp 4 Miliar
– Belanja jasa tenaga informasi dan teknologi untuk honorarium tim pengembang aplikasi, pengelola IT dan pengelolaan jaringan 12 orang Rp 206.400.000
– Paket belanja modal alat studio, komunikasi, dan pemancar Rp 292.292.075.

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses