DPRD Merangin Berkomitmen Akan Dorong Polres Merangin Berantas Penambang Emas Ilegal

Merangin, Medianasional.id – Mahasiswa PMII Cabang Merangin mendatangi kantor DPRD Kabupaten Merangin meminta kepada DPRD urusan dapil IV untuk mengusir para penambang emas ilegal di kawasan aliran sungai tembesi, wilayah Jangkat Timur dan lembah Masurai Tiang pumpung serta muara Siau, kabupaten Merangin Jambi, Kamis (19/06/25).

Para mahasiswa disambut baik oleh Saprion yang mewakili dari empat dewan lainnya.

“Anggota lain ada yang sedang dalam perjalanan bersama tim Polres Merangin menuju lokasi tambang dan ada juga yang sedang sakit,” jelas Saprion.

DPRD akan bersenergi dengan para mahasiswa PMII cabang Merangin untuk mengusir para penambang tersebut.

“Ada 5 perwakilan di dapil IV akan mendorong pihak Polres Merangin mengusir para pelaku aktivitas tambang emas ilegal di wilayah dapil IV,” imbuhnya.

Korlap aksi Rudi mengatakan, “kami dari PMII berharap Polres Merangin bukan hanya sekedar pengusiran saja, para pelaku peti tersebut kami minta supaya excavator di wilayah dapil IV yang melakukan aktivitas peti ditangkap dan excavator dibawa ke depan kantor Polres Merangin baru kami percaya,” ungkap Rudi.

Saprion mengatakan di hadapan mahasiswa PMII, “apabila aktivitas tambang emas ilegal itu tidak bisa dilakukan penutupan oleh Polres Merangin, mahasiswa PMII cabang kabupaten merangin bersama kami DPRD dapil IV akan melanjutkan ke tingkat Polda Jambi,” imbuhnya.

Untuk diketahui lokasi yang sedang dilakukan penambangan emas ilegal di sungai duo, sungai mantung dan sekitarnya berdasarkan data yang dihimpun dari masyarakat dipastikan 12 alat di desa Koto Tapus kecamatan jangkat timur dan berada di desa rantau jering kecamatan lembah masurai.

“Dengan kedatangan adik adik para aksi saya mengucapkan terimakasih telah menyampaikan aspirasi masyarakat dan peduli terhadap lingkungan wilayah dapil IV,” tutup anggota DPRD Saprion.

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses