Gubernur Pramono Anung dan Kadis Perhubungan Jakarta, Budi Awaluddin saat launching layanan call center 1500813.
Jakarta, MEDIANASIONAL.ID – Warga Jakarta kini memiliki satu nomor yang dapat dihubungi ketika menghadapi persoalan transportasi dan lalu lintas di jalan. Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi DKI Jakarta resmi meluncurkan Call Center SIAP 1500813, Minggu (9/8/2026).
Mengusung tema “Satu Nomor, Solusi Transportasi Jakarta”, layanan tersebut diluncurkan dalam rangkaian Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) di kawasan Bundaran HI, Jakarta.
Call Center SIAP 1500813 dirancang sebagai satu kanal layanan masyarakat untuk memperoleh bantuan sekaligus menyampaikan laporan terkait transportasi dan lalu lintas. Layanan ini beroperasi 24 jam sehari dan tujuh hari dalam sepekan.
Dishub DKI menyebut terdapat lima layanan utama yang dapat diakses masyarakat melalui nomor tersebut, yakni derek kendaraan, pemanduan kondisi darurat, pemanduan kendaraan jenazah, pengaduan sarana dan prasarana lalu lintas, serta penanganan musibah di jalan.
Layanan tersebut didukung sebanyak 52 petugas yang bekerja secara bergantian selama 24 jam. Dishub DKI menetapkan target waktu respons maksimal 15 menit, dengan mempertimbangkan kondisi lalu lintas dan situasi di lapangan.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan kehadiran Call Center 1500813 ditujukan untuk memangkas kerumitan masyarakat ketika membutuhkan bantuan transportasi.
“Call Center 1500813 kami hadirkan sebagai satu kanal layanan yang mudah diakses, cepat merespons, dan humanis bagi masyarakat. Mulai dari kondisi darurat sampai pengaduan sarana dan prasarana jalan, masyarakat cukup menghubungi satu nomor,” kata Pramono.
Menurutnya, keberadaan satu kanal layanan diharapkan membuat masyarakat lebih mudah memperoleh bantuan ketika menghadapi persoalan di jalan.
Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Budi Awaluddin menjelaskan, masyarakat dapat menggunakan Call Center 1500813 untuk melaporkan berbagai kondisi yang terjadi di jalan.
Mulai dari kendaraan mengalami kendala, lampu lalu lintas mati, fasilitas maupun rambu lalu lintas rusak, kecelakaan, pohon tumbang, hingga kejadian lain yang berpotensi mengganggu keselamatan dan kelancaran lalu lintas.
“Masyarakat cukup menghubungi 1500813 dan menyampaikan lokasi, waktu kejadian, kronologi singkat, serta nomor yang dapat dihubungi. Informasi tersebut akan membantu petugas melakukan penanganan sesuai kondisi di lapangan,” ujar Budi.
Derek Gratis di Wilayah DKI
Salah satu layanan yang cukup menarik perhatian adalah fasilitas derek kendaraan.
Dishub DKI memastikan layanan derek bagi masyarakat di wilayah DKI Jakarta tidak dikenakan biaya. Sementara untuk wilayah Bodetabek, layanan derek dikenakan retribusi sesuai ketentuan yang berlaku.
Peluncuran Call Center 1500813 juga berlangsung di tengah kondisi internal Dishub DKI yang masih melakukan relokasi petugas menyusul kebakaran Gedung Dinas Teknis pada 7 Agustus 2026.
Budi memastikan kondisi tersebut tidak menghentikan layanan Call Center. Petugas telah direlokasi ke Kantor Pusat Data dan Informasi Perhubungan (Pusdatin) di kawasan MT Haryono agar layanan kepada masyarakat tetap berjalan.
Bukan Sekadar Nomor Pengaduan
Peluncuran Call Center 1500813 menjadi bagian dari tiga terobosan Dishub DKI dalam momentum HBKB 9 Agustus 2026.
Selain Call Center SIAP 1500813, Dishub DKI juga meluncurkan program Pelopor Kita Jakarta serta Layanan Shuttle Transjakarta HBKB Ancol.
Kepala Dishub DKI Budi Awaluddin sebelumnya mengatakan berbagai inovasi tersebut dirancang untuk mendukung terwujudnya sistem transportasi Jakarta yang modern, responsif, terintegrasi dan mengedepankan keselamatan.
“Melalui integrasi saluran informasi, edukasi budaya lalu lintas berbasis komunitas, serta perluasan aksesibilitas transportasi umum menuju kawasan wisata, Dishub DKI bertekad memberikan kepastian serta kenyamanan ruang gerak bagi jutaan warga ibu kota,” ujar Budi.
Dengan diluncurkannya Call Center 1500813, tantangan berikutnya adalah memastikan slogan “Satu Nomor, Solusi Transportasi Jakarta” benar-benar dirasakan masyarakat.
Sebab, efektivitas layanan bukan hanya diukur dari tersedianya nomor pengaduan, tetapi juga dari seberapa cepat laporan diterima, diteruskan kepada petugas, ditangani di lapangan, hingga persoalan warga benar-benar diselesaikan.
Dishub DKI sendiri telah menetapkan target respons maksimal 15 menit. Target tersebut menjadi salah satu indikator yang nantinya dapat diuji publik dalam pelaksanaan layanan di lapangan.
Masyarakat yang membutuhkan bantuan atau ingin melaporkan persoalan transportasi dan lalu lintas di Jakarta kini cukup menghubungi 1500813.







