Dinas Pendidikan Tulungagung Melaksanakan Bimtek Digitalisasi Pembelajaran dan Pemanfaatan Interactive Flat Panel Jenjang SD

Tulungagung1163 Dilihat

Tulungagung, Medianasional.id – Dinas Pendidikan Kabupaten Tulungagung melaksanakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Digitalisasi Pembelajaran dan Pemanfaatan Interactive Flat Panel di tingkat Sekolah Dasar (SD) se – Kabupaten Tulungagung.

Acara kegiatan di laksanakan di aula lantai ll dinas Pendidikan kabupaten Tulungagung,Senin (17/11/2025) pagi.Turut hadir dalam acara, Kepala Dinas Pendidikan, Sekertaris Dinas Pendidikan, Kepala Bidang SD , Narasumber dan peserta undangan.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tulungagung,Rahardi P Bintara,SE.M.Si., dalam sambutannya menyampaikan saat ini dunia pendidikan bergerak sangat cepat mengikuti perkembangan teknologi.Untuk itu Digitalisasi pembelajaran bukan lagi wacana, tetapi sudah menjadi kebutuhan utama dalam meningkatkan mutu pendidikan, terlebih pada jenjang Sekolah Dasar (SD) dimana kita menanamkan dasar pengetahuan, ketrampilan, dan karakter anak-anak bangsa.

“Maka dengan itu melalui kegiatan ini guru akan mendapatkan pemahaman dan keterampilan dan 3 aspek penting,yaitu;

1.Pembelajaran mendalam (Deep Learning) bagaimana guru dapat merancang pembelajaran yang tidak hanya menekankan pada hafalan, tetapi membangun kemampuan berpikir kritis, analitis dan kreatif siswa.

2.Koding dan kecerdasan Artifisial (Artificial Intelligence/AI) Sebagai langkah awal menyiapkan generasi yang melek teknologi,logis, dan adaptif terhadap perubahan zaman.

3.Pemanfaatan Interactive Flat Panel dalam pembelajaran sebuah inovasi media belajar interaktif yang memungkinkan guru menyajikan materi secara menarik, kolaboratif, dan efektif, sesuai karakteristik generasi digital saat ini”, Ujarnya.

Selanjutnya,”Tranformasi digital dalam pendidikan bukan hanya tentang penggunaan perangkat, tetapi tentang perubahan paradigma pembelajaran “, imbuhnya.

Rahardi juga menyampaikan Guru bukan satu-satunya sumber pengetahuan, melainkan fasilitator yang mampu memandu peserta didik untuk menemukan, memahami,dan mencipta.

“Untuk itu kita harus memastikan bahwa teknologi tidak menggantikan peran guru, tetapi memperkuat dan memperluas jangkauan pembelajaran.Oleh karena itu, kompetensi digital guru menjadi sukses implementasi pembelajaran abad ke-21”,jelasnya.

Rahardi juga berharap melalui kegiatan bimtek ini,para guru dapat memperoleh pengalaman baru, saling berbagi praktik baik, dan menerapkan hasil pelatihan di sekolah masing-masing.

“Mari kita wujudkan kelas yang cerdas digital, interaktif dan ber karakter”, pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses