Dinas Pendidikan Melakukan Monev, Hari Pertama Pelaksanaan Tes TKA Tingkat SMP

Tulungagung1368 Dilihat

Tulungagung, Medianasional.id – Dinas Pendidikan Kabupaten Tulungagung bersama Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan (BBPMP) Provinsi Jawa Timur melakukan monitoring dan evaluasi (monev) pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) tingkat SMP pada hari pertama, Senin (6/4/2026).

Kegiatan ini bertujuan memastikan ujian berjalan sesuai prosedur serta menjaga kualitas dan integritas pelaksanaannya.
Tim monev turun langsung ke sejumlah sekolah untuk meninjau pelaksanaan di lapangan. Tiga lokasi yang menjadi sampel pemantauan yakni SMP Negeri 1 Boyolangu, SMP Negeri 1 Campurdarat, dan SMP Negeri 2 Campurdarat. Hasil pemantauan menunjukkan pelaksanaan TKA hari pertama berjalan lancar, tertib, dan sesuai jadwal.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tulungagung, Deni Susanti, A.P., M.M., menjelaskan bahwa TKA tahun ini diperuntukkan bagi siswa akhir jenjang, yakni kelas VI SD dan kelas IX SMP. Menurutnya, TKA menjadi instrumen penting untuk mengukur capaian akademik siswa sekaligus bahan evaluasi mutu pendidikan di daerah.

Ia menambahkan, pelaksanaan TKA di Tulungagung dibagi dalam empat gelombang utama dan satu gelombang khusus. Setiap gelombang terdiri atas empat sesi ujian.

“Pengaturan ini disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing sekolah serta ketersediaan perangkat pendukung ujian berbasis komputer.
Meski secara umum berjalan lancar, pelaksanaan TKA masih dihadapkan pada sejumlah kendala teknis. Beberapa sekolah dilaporkan belum memiliki perangkat laptop yang memadai”, ujarnya.

Selain itu, gangguan jaringan internet juga terjadi di sejumlah lokasi, termasuk akibat sambaran petir yang menghambat akses pada gelombang pertama sesi pertama.

“Kendala lain berupa kesulitan mengakses laman web TKA sempat terjadi pada sesi awal. Namun, berkat kesiapan proktor dan panitia di sekolah, permasalahan tersebut dapat segera diatasi sehingga peserta tetap dapat menyelesaikan ujian sesuai waktu yang ditentukan”, jelasnya.

Sebagai langkah antisipasi, Dinas Pendidikan Kabupaten Tulungagung menyarankan sekolah yang kekurangan perangkat untuk meminjam laptop atau Chromebook dari lembaga lain. Selain itu, dilakukan penyesuaian jadwal gelombang dan sesi agar pelaksanaan ujian tetap optimal.

“Sekolah yang mengalami kendala teknis juga diminta segera melapor kepada teknisi TKA Dinas Pendidikan. Peserta yang terdampak akan dijadwalkan ulang mengikuti ujian. Dinas Pendidikan juga mendorong sekolah menyiapkan penyedia layanan internet alternatif guna memastikan kelancaran pelaksanaan TKA pada sesi berikutnya”, pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses